Lima Cara Memotivasi Diri di Tempat Kerja

wanita karir

Pewartaekbis.com — Tidaklah berlebihan jika dikatakan karir yang baik lebih pantas bagi mereka yang memiliki motivasi tinggi, baik bagi diri sendiri ataupun orang lain dalam tim.

Orang yang termotivasi atau memiliki dorongan kuat dalam dirinya biasanya akan bekerja lebih profesional, lebih baik, dan cenderung prestatif di tempat kerja. Karyawan yang memiliki motivasi akan bekerja dengan baik meskipun tanpa diawasi atau disupervisi oleh atasan.

Berikut lima tips bagi Anda agar mampu memotivasi diri sendiri (atau pun orang lain) di tempat kerja:

1. Datang ke Kantor dengan Sikap Positif

Lebih mudah diucapkan daripada dilaksanakan, apalagi sebelum mencapai kantor, Anda telah dibebani dengan kemacetan jalan di pagi hari.

Namun, dikutip dari laman Themuse, penelitian yang dilakukan oleh Nancy Rothbard dan Steffanie Wilk menunjukkan bahwa karyawan yang tiba di kantor dengan sikap dan suasana hati positif akan lebih produktif dibanding dengan mereka yang datang ke kantor dengan  sikap negatif atau pesimistis.

Banyak cara menciptakan suasana hati positif, dan Anda mungkin lebih tahu caranya. Bisa dengan berangkat lebih pagi, sediakan secangkir teh atau kopi hangat di meja kantor, atau memberi sugesti positif setiap akan memulai pekerjaan dengan berdoa.

2. Mengelola Energi untuk Bekerja

Apakah Anda ingiin tahu apa rahasia para pemimpin yang berhasil? Ternyata selain pandai mengelola waktu, mereka juga mampu mengatur energi mereka.

Anda harus tahu fluktuasi energi Anda, kapanenergi Anda mencapai puncaknya dan kapan energi Anda sedang melemah. Ada tipe orang yang lebih menikmati kerja di pagi hari, tetapi ada pula orang yang cenderung bersemangat kerja di sore hari.

Dengan mengetahui kapan energi Anda siap digunakan dengan optimal, Anda  bisa tahu kapan sebaiknya Anda mengerjakan tugas yang rumit dan kapan memilih tugas yang lebih ringan.

3. Mengatur Interval Kerja

Sebagaimana seorang atlet berlatih, Anda juga bisa menerapkan hal itu dalam pekerjaan. Laman Themuse menyarankan Anda melakukan pekerjaan dengan interval.

Bekerja dengan interval ini juga memungkinkan Anda untuk bekerja lebih produktif.

Misalnya, Anda mulai bekerja untuk menyiapkan presentasi selama 60 menit, setelah itu Anda bisa sedikit merilekskan tubuh untuk istirahat, kemudian lanjutkan dengan pekerjaan yang lebih ringan.

4. Bagi Semangat pada Rekan Kerja

Selagi Anda sedang bermotivasi tinggi, cobalah bagi kepada rekan kerja yang lain. Memotivasi mereka juga bisa meningkatkan performa kerja Anda dan tim.

Memberi motivasi pada rekan kerja yang lain bisa bisa dilakukan dengan cara sederhana, misalnya menjadi orang yang selalu berinisiatif, proaktif, dan melakukan interaksi penuh kepada rekan kerja.

5. Memahami Tujuan Bekerja

Carol Dweck dan Ellen Leggett melalui artikelnya yang berjudul  A Social-Cognituve Approach to Motivation and Personality, membedakan karyawan/ pekerja dan orientasi tujuannya bekerja, dalam  dua tipe.

Orang yang berorientasi pada keahlian dan orang yang berorientasi pada performa. Tipe orang pertama  akan termotivasi pada tantangan untuk belajar sesuatu yang baru. Sementara orang berorientasi pada performa akan bekerja lebih baik dengan menggunakan keahlian yang mereka miliki.

Pahami apa yang menjadi tujuan dan orientasi Anda, maka Anda pun akan lebih mudah termotivasi dalam bekerja.

Tags:
author

Author: