Listrik dan Gas Akan Naik di Tahun 2015?

rupiahkurs.jpg

Pewartaekbis~ Kalender 2014 sebentar lagi harus ditanggalkan dan diganti dengan kalender baru. Yupz! Tahun baru sering diidentikkan dengan sesuatu yang baru, termasuk soal ekonomi. Sayangnya, banyak pengamat yang menilai tahun depan kondisi kantong kalangan menengah kebawah akan bertambah sulit. Pasalnya, beredar info soal rencana soal kenaikan tarif listrik untuk rumah tangga dan industri.

Kenaikan tariff listrik konon sudah masuk dalam paparan kajian ekonomi tahun 2015 oleh Bank Indonesia (BI). Kenaikan tarif listrik seolah melengkapi kenaikan harga BBM yang tengah mendera masyarakat Indonesia di berbagai daerah.

Tak cukup sampai di situ, ada juga info soal pemerintah yang berencana untuk menaikkan biaya pembuatan surat izin mengemudi. Jadi, Anda yang belum punya SIM sebaiknya sesegera mungkin membuat SIM. Sebelum harga baru diterapkan.

Selain itu, muncul juga wacana soal akan dinaikannya harga gas elpihi 3 kg. Kebijakan terakhir ini tentu akan sangat mempengaruhi kantong masyarakat luas, khususnya kelas menengah ke bawah. Dengan berbagai kenaikan yang ‘mungkin’ akan segera menjadi nyata, banyak pihak yang merasa kenaikan UMR tahun 2015 ‘yang tidak seberapa’ sebagai wujud kegagalan pemerintah memakmurkan  masyarakat Indonesia.

Konon, beragam kenaikan yang dipastikan akan membuat beban ekonomi masyarakat bertambah tersebut akan dilakukan pemerintah untuk menjaga nilai inflasi. Jika pemerintah menaikkan tarif listrik untuk golongan  450 VA-900 VA dan harga gas elpiji 3 kg, dieprkirakan akan menambah inflasi sebesar 2,12 persen. Meski demikian, daya beli masyarakat diperkirakan akan menurun drastic.

Tags:
author

Author: