Lowongan Tenaga Musiman Haji Sudah Dibuka

jamaah haji balita

Jeddah~ Menyambut pelaksanaan ibadah haji tahun 1437H/2016 M, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah mulai membuka pendaftaran bagi calon tenaga musim haji atau temus. Surat resminya ditandatangani oleh Staf Teknis Haji I Ahmad Dumyathi Bashori tertanggal Jumat, 23 April 2016.

Melalui surat  bernomor 0345/H/4/2016 tentang Perekrutan Tenaga Musim Haji Mukimin di Arab Saudi tahun 1437H/2016M, pendaftaran dibuka dari 24 April – 5 Mei 2016. Adapun tes tertulis dilakukan pada 8 Mei 2016.

 “Iya, itu pengumuman untuk Pendaftaran Temus dari unsur mukimin Arab Saudi,” sebut Staf Teknis Haji III Ahmad Jauhari (24/04).

Dijelaskan oleh Jauhari, ada 7 formasi yang dibuka dalam pendaftaran temus mukim. Ketujuh formasi dimaksud yaitu  petugas administrasi; pengawas transportasi; teknisi komputer; teknisi listrik; mekanik; pengemudi; dan  pelayanan umum (petugas lapangan).

Persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon pendaftar sebagai berikut.

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) beragama Islam dan berakhlak baik
  2. Mampu berbahasa Indonesia dan Arab/Inggris
  3. Memiliki konduite baik bagi yang pernah bertugas sebagai tenaga musim
  4. Berusia antara 25 s.d. 50 tahun (pada tanggal 1 Mei 2016) berdasarkan KTP/Ijazah/Akte Kelahiran
  5. Memiliki ijazah SMU atau yang sederajat dengan menunjukan aslinya atau foto copy yang dilegalisir asli, kecuali pendaftar tenaga pengemudi/kebersihan;
  6. Sanggup bekerja selama operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1437H;
  7. Mengisi formulir pendaftaran dan isian biodata secara online pada situs https://ppiharabsaudi.com, dan mengupload seluruh berkas dan syarat-syarat pendaftaran (dalam bentuk format JPEG)

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat mengunjungi website https://ppiharabsaudi.com atau menghubungi kantor Teknis Haji KJRI Jeddah, telp: 012-6692118.

“Proses penerimanaan tenaga musim gratis, tidak dipungut biaya. Panitia juga tidak bertanggung jawab jika ada oknum yang melakukan pemungutan pada pelaksanaan pendaftaran dan penerimaan tenaga musim,” terang Jauhari seperti diwartakan kemenag.go.id.

author

Author: