Mega Dihujani Teror, Mengapa?

uang

Magetan~ Nama Universitas Muhamadiyah Madiun (UMM) beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat. Bukan karena prestasi, tapi karena ada salah satu mahasiswinya yang menuai teror karena dianggap sebagai penipu.

Sebagaimana diberitakan beberapa media, Mega Retno Palufi tengah mengalami ujian berat dalam bisnis arisan online yang dikelolanya. Betapa tidak, bisnis yang diangankannya akan membawa pada zona aman dalam urusan finansial ini justrus bangkrut dan meninggalkan hutang hingga satu miliar rupiah.

Berdasarkan penjelasan Mega, semua uangnya di ATM telah ludes dikuras member arisannya yang jumlahnya mencapai dua ribuan orang. Bagi yang belum menerima pengembalian, ia meminta untuk sabar sejenak dan bernji akan melunasinya.

 “Kami meminta waktu. Kami akan mencari pinjama bank dulu,” demikian ungkap Mega.

Dalam usahanya membayar tuntutan member arisannya, Mega tak hanya menguras harta yang selama ini dikumpulkannya. Ia pun menggunakan ‘simpanan’ orang tuanya untuk membayar semua kerugian.

Selain menjadi ‘miskin’, Mega juga menuai teror yang konon disebarkan oleh anggota arisannya. Telepon genggamnya nyaris selalu bordering dan mewartakan berbagai ancaman, mulai pemenjaraan, hingga pembunuhan.

“Mereka yang meneror saya itu intinya minta uang profit diberikan. Padahal, mereka juga sudah banyak menerima profit sebelumnya,” papar Mega.

Tak hanya lewat telepon genggam, banyak member yang langsung mendatangi rumah Mega di Desa Madigondo, Takeran, Magetan. Selain megancam, banyak yang membawa harta benda yang ada di dalam rumah.

Oleh karena itu, ayah Mega langsung meminta bantuan polisi untuk menjaga keselamatan anak kesayangannya tersebut.

“Ini semata-mata untuk menjaga keselamatan anak saya. Kewajiban mengembalikan modal tetap akan kami bayar, tapi keselamatan anak saya tetap harus kami utamakan,” kata Sarjono kepada media.

Rate this article!
Tags:
author

Author: