Megawati Dukung Pansus Angket Pelindo II?

deklarasi kemenangan jokowi

Jakarta~ Kemarin, 10 Januari 2016, Rapimnas I PDIP dimulai. Dalam sambutan pembukaan acara akbar tersebut,  Ketum Megawati Soekarnoputri langsung memberikan kritik tajam soal BUMN.

“Konstitusi mengamanatkan pentingnya peran B-U-M-N adalah Badan Usaha Milik Negara. Milik negara, milik negara. Tapi beda yang terjadi saat ini, BUMN diperlakukan sebagai korporasi swasta, bisnis semata. Yang mengedepankan pendekatan business to business. Atas hal tersebut, PDIP memberi perhatian khusus guna meluruskan politik ekonomi BUMN melalui perubahan Undang-undang tentang BUMN,” terangnya di JI EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Megawati juga seolah memberikan dukungan kepada pembentukan Pansus Angket Pelindo II.

“Demikian halnya, ketika DPR RI memutuskan untuk menggunakan hak dewan, melalui pembentukan Pansus Angket Pelindo II. Pansus ini diyakini menjadi pintu masuk untuk mengembalikan tata kelola BUMN sesuai perintah konstitusi,” jelasnya seperti diwartakan detik.com.

Dalam salah satu rekomendasi Pansus Pelindo II yang diketuai anggota DPR dari PDIP Rieke Diah Pitaloka, juga tercermin jelas dukungan partai berlambang banteng terkait pemberhentian Menteri BUMN.

“Panitia Angket DPR RI tentang Pelindo II menemukan fakta bahwa Menteri BUMN dengan sengaja melakukan pembiaran terhadap tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan. Dengan demikian Menteri BUMN dengan sengaja tidak melaksanakan kedudukan, tugas, dan wewenangnya sesuai dengan UU No 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 6 ayat (2a) dan Pasal 24 ayat (2) serta UU No 19 Tahun 2003 tentang BUMN Pasal 14 ayat (1). Karena itu, pansus sangat merekomendasikan kepada Presiden RI untuk menggunakan hak prerogatifnya memberhentikan, Rini Soemarno sebagai Meneg BUMN,” jelas Ketua Pansus Angket Pelindo II Rieke Diah Pitaloka di rapat paripurna DPR kamis (17/12).

Tags:
author

Author: