Melalui Kebudayaan, Begini Cara Lippo Cikarang Tarik Investor Jepang

Pewartaekbis.com, JAKARTA – Belum lama, , Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) dengan menggandeng PT Lippo Cikarang Tbk., anak usaha Lippo Group tersebut, kembali menyelenggarakan festival budaya Jepang, Sakura Matsuri (Festival Pesta Rakyat).

Fuad C. Khadir, Ketua Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) sebagai penyelenggara acara mengatakan, diharapkan dari acara ini hubungan Jepang-Indonesia semakin erat di masa depan, dan kedua belah pihak dapat menggali dan mengembangkan potensi  kerjasama di berbagai sektor termasuk industri. “Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kedubes Jepang di Indonesia, termasuk Lippo Cikarang,” paparnya.

Sementara itu, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), emiten pengelola kawasan industri, menyadari bahwa kehadiran ekspatriat yang terus bertumbuh menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan kawasan industri terpadu Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Presiden Direktur Lippo Cikarang, Meow Chong Loh,  mengatakan, saat ini mayoritas komunitas asing di Lippo Cikarang, Bekasi, adalah ekspatriat asal Jepang dan Korea Selatan.  Di wilayah timur Jakarta saja sedikitnya ada 5.000 warga Jepang dan 5.000 warga Korea Selatan yang bekerja dan tinggal.

Oleh karena itu Karena itu, dia mendukung penuh Festival Budaya Jepang ‘Sakura Matsuri’ (Festival Pesta Rakyat) yang untuk ketiga kalinya digelar di Lippo Cikarang, 26-27 April 2014tersebut sebagai bagian dari upaya untuk menarik minat investor asal negeri Sakura.

Meow Chong Loh menambahkan, saat ini banyak perusahaan Jepang yang beroperasi di Lippo Cikarang seperti Sanyo, Panasonic,  Danon Dairy Indonesia, dan Indonesia Epson Industry. Perusahaan juga telah menggandeng  perusahaan Jepang yang tergabung dalam kelompok East Jakarta International Park (EJIP).

“Selain pendekatan bisnis, berbagai upaya meningkat hubungan baik dengan komunitas Jepang juga dijalin terus termasuk dari sisi kebudayaan seperti even Sakura Matsuri. Warga Jepang di Cikarang ini sudah ikut menggerakkan roda bisnis di Indonesia,” uterang Meow kepada awak media, Rabu.

Meow Chong Loh menambahkan, potensi Lippo Cikarang sebagai pengelola kawasan industri sangat besar. Saat ini ada sekitar 800 industri yang telah beroperasi di Lippo Cikarang. Sedikitnya 30% didominasi perusahaan asing dan 70% perusahaan lokal. “Setiap hari ada 350 ribu orang yang beraktivitas di sini,” jelasnya.

Tags:
author

Author: