Menag Ingin Optimalkan Zakat Profesi dan Perusahaan

kelola uang

Jakarta~ Menteri Agama Lukman Hakim Saifuffin mengemukakan jika Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan pengumpulan Zakat, Infaq, dan Shadaqah pada tahun 2016 sebesar Rp5 triliun. Di tahun 2020 target tersebut akan ditingkatkan menjadi Rp10 triliun. Untuk mencapai target tersebut, ia menyebutkan jika butuh sinergi antarlembaga.

“Pencapaian target tersebut memerlukan kerjasama dan sinkronisasi diantara semua operator pengelola zakat mulai dari Baznas pusat, Baznas daerah, serta lembaga amil zakat, termasuk di dalamnya Lazis NU,” ucap Menag saat memberi sambutan pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazis NU) di Gedung PB Nahlatul Ulama, Jakarta (26/5).

Dikatakan oleh Lukman,  salah satu potensi zakat yang sampai kini belum tergali dan teraktualisasi secara optimal adalah zakat penghasilan profesi dan zakat perusahaan. Sebagaimana diketahui, zakat penghasilan dan perusahaan sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011. Akan tetapi, pengumpulan zakat jenis ini disebutnya masih jauh dari yang diharapkan.

“Hal ini masih dihadapkan pada persoalan kurangnya pemahaman, khususnya para pelaku usaha dan karyawan,” terang Menag.

Dihadapan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama, Menag juga menerangkan jika  ada perkembangan zakat nasional.

“Perkembangan zakat nasional yang tercermin dalam penataan regulasi dan kelembagaannya, harus beresonansi pada optimalisasi pengumpulan zakat penghasilan di lingkungan perusahaan, serta peningkatan peran zakat dalam penanggulangan kemiskinan dan persoalan sosial ekonomi umat,” imbuhnya seperti diwartakan laman resmi Kemenag.

Semarak perzakatan yang selama ini sudah terbangun apik tidak boleh berhenti pada tataran konseptual dan pencitraan lembaga semata.

 “Pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah serta dana sosial keagamaan harus semakin profesional, terstruktur, memenuhi visi, misi, fungsi dan tujuan pengelolaan zakat, transparan, akuntabel, auditable, serta memberi manfaat bagi umat,” katanya kemudian.

Tags:
author

Author: