Mengatasi Keadaan Darurat Pada Bayi

bayi
Pewartaekbis- Perasaan senang dan bahagia saat si kecil lahir. Namun, para orang tua juga harus waspada karena keadaan darurat bisa menimpa si kecil kapan saja. Hal ini dikarenakan, kondisi si kecil masih rentan dan perlu adaptasi dengan suasana baru.  Yang penting Anda tetap tenang saat si kecil mengalami sakit, dan memiliki langkah pencegahan yang tepat sebagai berikut:

1.    Demam.
Bayi demam jika suhu tubuhnya di atas 37,7° C.  Longgarkan pakaiannya dan tempelkan spons berisi air bukan pada dahi melainkan di ketiak, kaki dan badannya. Susui sesering dan sebanyak mungkin, jika dalam 24 jam tidak kunjung reda, bawa ke dokter.

2. Batuk
Untuk bayi dibawah usia 3 bulan, jangan memberinya obat batuk apapun kecuali atas petunjuk dokter. Susui bayi agar lendir kental di saluran napasnya mencair. Beri minyak telon hangat ke dada dan leher untuk melegakan pernapasan.

3.    Diare
BABnya lebih banyak dari biasa dengan warna dan bau yang tidak normal, berikan ASI terus agar bayi tidak dehidrasi dan segera hubungi dokter anak.

4.    Jatuh
Periksa seluruh tubuh bayi untuk melihat apakah ada perubahan warna kulit, seperti pembengkakan, atau gangguan fungsi anggota badan. Gerakkan semua anggota badan secara pelan dan perhatikan reaksinya. Jika bayi tidak sadarkan diri, segera bawa ke UGD.

5.    Tersedak
Telungkupkan tubuh bayi dan tepuk-tepuk pundaknya agar benda asing yang berada di saluran pernapasannya keluar. Segera bawa ke UGD jika ia kesulitan bernapas.

 Demikian beberapa hal yang perlu para orang tua ketahui, agar saat si kecil sakit tidak terlalu panik. Sehingga, si kecil mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera.

Rate this article!
Tags:
author

Author: