Menlu Nyatakan Tak Ada WNI yang Jadi Korban Serangan ISIS di Turki

bom

Jakarta – Di malam tahun baru kemarin, ada insiden penembakan di sebuah klub malam di Reina, Istanbul, Turki. Dalam aksi yang diklaim dilakukan ISIS ini ada 39 orang yang tewas. Beruntung, tak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam insiden ini. Kepastian ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

“Tidak ada WNI jadi korban. That’s confirmed. Saya sudah konfirmasi dengan KJRI Istanbul, pertanyaan pertama saya selalu setiap ada kejadian cek kemungkinan ada WNI jadi korban. Respons terakhir yang saya dapat, tidak ada yang jadi korban,” sebutnya di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat (6/1).

Dituturkan Retno, Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan KJRI di Istanbul untuk memantau perkembangan kasus tersebut. Pihaknya juga mengaku belum mendapat laporan dari otoritas Turki mengenai keterlibatan WNI sebagai pelaku yang telah bergabung dengan ISIS.

“Belum ada laporan. Kalau ada dokumen palsu kami lacak nanti. Masalah kami selesaikan satu-satu dari yang paling prioritas dulu. Saya konsen ke korban dulu,” imbuh Retno.

Seperti diwartakan Kompas, rekaman CCTV menunjukkan pelaku memulai serangannya pada pukul 01.20 dini hari. Serangan pertama mengenai seorang pria. Kemudian, penjaga keamanan kelab malam yang tak bersenjata pun ditembak. Dari hasil penyelidikan, pelaku penembakan menggunakan enam magasin dan menembakkan lebih dari 180 butir peluru.

Tags:
author

Author: