Mensos: APBN hampir Rp 10 triliun bagi 6 juta keluarga

khofifah

Sulawesi~ Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa rumah penerima PKH di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi Palu, Sulawesi Tengah (6/3). Dalam kunjungannya tersebut, ia menyatakan jika salah satu program yang efektif menurunkan jumlah kemiskinan di Indonesia adalah Conditional Cash Transfer (CCT). Program dimaksud dikenal dengan Program Keluarga Harapan (PKH).

“PKH merupakan program unggulan untuk menurunkan jumlah kemiskinan di Indonesia,” sebutnya.

Mensos mengemukakan jika di tahun ini ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 9,98 triliun yang diperuntukan bagi 2,5 juta. Tahun ini juga disebutnya ada perluasan penjangkauan, sehingga menjadi 6 juta keluarga penerima.

“APBN hampir Rp 10 triliun bagi 6 juta keluarga penerima bantuan dengan peningkatan 10,4 persen per bulan Rp 344 ribu. Saat ini, baru Rp 110 ribu, dan sedang diajukan Rp 250 per bulan,” imbuhnya.

Kepada awak media, ia juga menjelaskan jika PKH berbeda dengan bantuan sosial

“Tentu saja, PKH berbeda dengan program bantuan sosial (bansos). Dimana, pendamping PKH menyiapkan keluarga mana saja yang layak mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Kepada penerima PKH, polisi yang pernah menduduki jabatan penti di Muslimat NU ini memebri imbauan khusus.

“Saya minta kepada para penerima PKH, agar menggunakan uang untuk kebutuhan anak sekolah dan tidak beli pulsa, ponsel, terlebih membeli rokok,” imbaunya kepada penerima.

Ia juga meminta kebutuhan anak sekolah diprioritaskan.

“Mohon dipastikan memenuhi kebutuhan anak sekolah, bukan yang lainnya. Pencairan empat kali setahun, sebab setiap triwulan anak sekolah membutuhkan peralatan sekolah, seperti buku dan pensil,” lanjutnya seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: