Menteri Perdagangan Dorong Pengusaha Lakukan Ekspor

makanan ekspor indonesia

ilustrasi

Jakarta- Ada beberapa poin menarik dari pertemuan yang dilakukan antara Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, dengan para pengusaha importir hortikultura siang tadi (11/1). Dijelaskan Enggar, pihaknya memfokuskan agar para importir memanfaatkan hasil produksi pertanian dalam negeri.

“Pertemuan kita tadi mengajak pengusaha importir untuk menyerap produk kita pertanian kita. Jadi pada saatnya kita akan membuat keseimbangan dengan presentase tertentu yang mereka bisa pasarkan di dalam negeri,” jelas Enggar di kantornya (11/1).

Menteri Perdagangan juga terus meminta agar para pengusaha jangan hanya menjadi importir melainkan menjadi eksportir.

“Jadi kita dorong mereka karena mereka sudah punya jaringan. Tinggal kita dorong mereka untuk itu. Kami juga menyampaikan daerah yang potensial untuk menyerap produk pertanian, buah dan produk pertanian kita. Antara lain beras organik kita diekspor juga sangat potensial,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi para pengusaha jika ingin menjadi eksportir.

“Kami lakukan audit yaitu kepemilikan gudang dan sebagainya. Saya kasih waktu satu minggu untuk menyampaikan kekurangan mereka. Kalau mereka dalam satu minggu tidak, dan kami masih temukan maka Angka Pengenal Importir (API)-nya kami cabut,” lanjutnya.

Para pengusaha juga diminta untuk tidak memasukkan barang ilegal. Sebab, saat ini pihaknya telah bersinergi dengan Kementerian/Lembaga terkait.

“Karena Kemendag, Kementan, Ditjen Bea dan Cukai beserta Kepolisian akan intensif betul untuk memeriksa itu. Dan kami akan keras meminta kepada toko buah yang menjual buahan, jangan pernah menerima barang ilegal. Ini kami mintakan. Dengan demikian maka kita harap produksi dalam negeri kita akan semakin disukai, minimal oleh masyarakat kita sendiri,” pungkasnya.” tandasnya seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: