Meski Negatif Ebola, Menteri Kesehatan Minta Tetap Waspada

Fasilitas ruang perawatan khusus dan pakaian pelindung di RS Royal Free London (Sumber: abcnews)

Fasilitas ruang perawatan khusus dan pakaian pelindung di RS Royal Free London (Sumber: abcnews)

Pewartaekbis~ Kabar gembira datang dari dunia kesehatan dalam negeri. Dua tenaga kerja Indonesia asal Madiun yang baru saja pulang dari Liberia telah dinyakan negatif ebola. Pernyataan tersebut bahkan telah disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Nila M Moeloek. Menurut keterangan sang menteri, keduanya kemungkinan terkena penyakit malaria.

“Sudah negatif hasilnya. Kemungkinan malaria, katanya dia pernah malaria,” ucap Nila M Moeloek.

Walaupun telah dinyatakan negatif, sang menteri meminta semua pihak tetap meminta semua pihak untuk waspada. Dengan kata lain, pencegahan terhadap mewabahnya virus ebola harus terus dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan instansi terkait.

“Kita cegah di kantor karantina pelabuhan. Jadi kalau orang-orang yang datang dari daerah endemis mereka di situ sebetulnya sudah diperiksa dua minggu,” papar sang meteri.

Seolah mengamini imbauan Menteri Kesehatan, RSUD Palem Kediri di Jawa Timur tetap melakukan perawatan terhadap GN, pasien yang diduga terkena ebola. Pasien tersebut juga belum diizinkan untuk pulang ke rumahnya. Dr.Sulistyono yang menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayananan RSUD Pelem menyatakan instansinya tidak mau gegabah.

Sementara itu, Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten Brebes juga telah menyiapkan ruangan khusus untuk merawat pasien yang diduga terkena ebola. Tidak tanggung- tanggung, RSUD Brebes menyiapkan 3 ruag isolasi yang cukup luas. Selain untuk pasien ebola, ruang isolasi tersebut juga dapat digunakan untuk pasien dengan penyakit berbahaya lainnya.

“Ruang isolasi tidak hanya untuk pasien Ebola, bisa digunakan pula untuk yang suspect flu burung dll,” ungkap Wakil Direktur RSUD Brebes, dr. Khaerudin.

Tags:
author

Author: