Mobil Satpol PP Malang Ditahan Karena . . .

satpol pp

Malang~ Aksi Satpol PP Malang memasang rotator biru atau sirine layaknya polisi mendapat sanksi tegas. Bahkan, mobil tersebut ditahan pihak kepolisian. Dijelaskan oleh anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fauzi Amro, penggunaan rotator atau sirine hanya boleh digunakan oleh kepolisian.

“Polisi sudah benar, kalau pakai sirine sudah diatur dalam UU Lalu Lintas,” sebut Fauzi di Jakarta (27/5).

Satpol PP menurutnya dilarang pakai sirine biru karena bukan pengawal.

“Kan Satpol PP tidak boleh pakai sirine kalau bukan pengawal, sirine untuk mengawal dan harus dapat surat dari kepolisian misalkan mengawal bupati, gubernur, ketua DPR dan lainnya. Sehingga kalau pakai sirine ketika macet bisa jalan lancar, itu logikanya,” tambah politikus Hanura ini.

Ia juga menyebut jika tindakan Satpol PP dimaksud sebagai tindakan yang menyalahi aturan.

“Tindakan Satpol PP salah, dia harus dapat izin dari polisi kalau menggunakan sirine,” lanjutnya seperti diwartakan merdeka.com.

Sebagaimana diketahui, mobil Honda CRV N 1033 AP warna putih bekas kendaraan dinas istri Wali Kota Malang biasa digunakan untuk pengawalan wali kota. Mobil tersebut  ditahan Satlantas Polres Kota Malang pada hari Sabut (21/5) karena dianggap melanggar Undang-undang Nomor 22 pasal 59 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Tags:
author

Author: