MUI Dinyatakannya Tak Terkait Demo “Anti Ahok”, Tapi . . .

MUI

Jakarta~ Setelah MUI mengeluarkan fatwa terkait pernyataan Ahok mengenai salah satu ayat Surat Am Maidah, beragam aksi demonstrasi digelar sejumlah ormas di berbagai daerah. Namun, yang perlu dicatat adalah Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin menyatakan lembaga yang dipimpinnya tidak mendukung demo-demo dimaksud.

Namun, secara kelembagaan MUI juga tidak melarang demo-demo tersebut karena dilindungi UU.

“Kita tidak mendukung adanya demo-demo, tetapi kita tidak bisa mencegah karena itu dibolehkan oleh UU. Paling MUI hanya menghimbau jangan berlaku anarkis, jangan sampai brutal, dengan akhlakul karimah, yang santun,” sebutnya saat ditemui di di gedung PBNU (26/10).

Terkait dengan penggunaan simbol-simbol MUI dalam demonstrasi, ia menegaskan jika sebenarnya simbol MUI tidak boleh digunakan dalam demo karena lembaga ini sama sekali tidak terkait dengan demo-demo tersebut.

“Saya bilang, orang MUI tidak terlibat, kalau ada orang MUI yang ikut di sana, saya nyatakan, tidak ada hubungannya dengan MUI.” Tegasnya kemudian.

KH Ma’ruf Amin juga menegaskan jika  keputusan yang dikeluarkan MUI adalah pendapat keagamaan MUI terhadap pernyataan Ahok, bukan tafsir Al-Maidah. Nah, setelah dikaji oleh komisi fatwa memang disimpulkan bahwa memang ada penghinaan terhadap Al-Qur’an atau ulama dalam pernyataan salah satu calon gubernur DKI Jakarta ini.

“MUI sudah selesai, sudah menyerahkan ke polisi. Sekarang bolanya ada di polisi. Ada ahli-ahli hukum. MUI tidak masuk ke wilayah itu. Kedua, soal desakan, MUI tidak mendesak, tetapi ormas-ormas Islam,” sambungnya lagi.

Terkait kasus ini, sikap MUI juga disebutnya sama dengan sikap PB Nahdlatul Ulama.

“Kiai Said sudah menyatakan juga, ‘ya sudah kita maafkan tetapi diproses hukum.’ Kalau begitu, kan sama” ucapnay seperti dikutip dari laman resmi nu.or.id.

Tags:
author

Author: