MUI Jawa Barat ‘Tidak Pernah’ Keluarkan Sertifikat Halal untuk Kerudung ini

halal

Jawa Barat~ Beberapa waktu terakhir media sosial dihebohkan dengan iklan kerudung Zoya yang diwartakan telah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat. Ternyata, warta tersebut ditepis oleh Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rafani Achyar. Dengan tegas, ia menyatakan jika MUI Jabar belum pernah mengeluarkan sertifikat halal untuk produk kerudung

“Sepengetahuan saya, LPPOM (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik) sampai saat ini belum mengeluarkan sertifikat (untuk kerudung Zoya),” jelas Rafani saat ditemui di Kantor MUI Jabar (5/2).

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan jika pengkajian soal pakaian belum pernah dibahas. Rafani juga mengaku belum memahami standar halal untuk pakaian.

“Baru sebatas tiga bidang, makanan, obat, dan kosmetik. Saya tidak tahu apakah standar pengeluaran sertifikat halal untuk makanan, obat, dan kosmetik sama dengan pakaian atau tidak,” lanjutnya.

“Saya belum dapat penjelasan tentang standar kehalalan pakaian,” imbuh Rafani.

Menurutnya, sertifikat halal MUI dikeluarkan sesuai dengan skala pasar produk dimaksud.

“Kalau produknya nasional, itu (dikeluarkan) pusat. Kalau di Jabar, ya MUI Jabar, bergantung skalanya,” ungkapnya.

Terkait kerudung Zoya, hingga saat ini ia mengaku belum mendapat informasi dari MUI.

“Kalau ada sertifikat, pasti ada tembusan ke saya. Sampai saat ini, belum ada karena pakaian belum ada aturannya. Pakaian beda karena itu dipakai, bukan dimakan. Pakaian punya kekhasan tersendiri,” tegasnya.

Ia juga meminta agar masyarakat tak resah dengan adanya iklan tersebut. Ia berasumsi jika halalnya sebuah kerudung itu tergantung pada tata cara pemakaiannya.

“Yang penting menutup aurat sesuai syariat Islam, kalau bahan sudah umum. Sampai saat ini, belum ada laporan bahan pakaian berunsur dari babi,” jelasnya kemudian seperti diwartakan Kompas.

Tags:
author

Author: