Mulai Bulan Depan, Gaji TKI di Taiwan Naik

rupiah

rupiah

Pewartaekbis~ Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Taiwan terhitung sejak 1 September 2015, akan menerima kenaikan gaji pokok, khususnya bagi yang bekerja di sektor domestik. Mereka akan menerima gaji dari 17.000 NT, naik mencapai 7,3%.

“Pada pertemuan dengan Menteri Tenaga Kerja Taiwan Mr. Chen Hsiung-wen, Kami menyepakati untuk menaikkan gaji pokok minimal TKI sektor domestik dari 15.840 NT (dolar Taiwan) menjadi 17.000 NT per 1 September 2015,” sebut Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri (28/8).

Namun, kenaikan gaji ini hanya berlaku bagi TKI domestik yang menandatangani perjanjian kerja per 1 September 2015 atau bagi TKI yang kembali bekerja ke Taiwan setelah 3 tahun masa perjanjian kerja berakhir.

“Bagi TKI yang sedang bekerja di Taiwan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja sebelum 1 September 2015 maka tetap menggunakan gaji yang lama karena sudah ada perjanjian kerja yang disepakati oleh kedua belah pihak (pengguna dan TKI) yang berlaku 3 tahun,” lanjutnya.

Hanif juga membandingkan dengan gaji TKI di negara tersebut sebelumnya.

“Dari Tahun 1997 gaji pokok minimal TKI sektor domestik di Taiwan tidak pernah naik. Namun, kita bersyukur per tanggal 1 September 2015 nanti Gaji Pokok Minimal Tenaga Kerja Indonesia sektor domestik di Taiwan ini bakal naik,” imbuh Hanif.

Hanif juga mengaku pihaknya terus mendorong pemerintah Taiwan untuk menurunkan biaya agen.

“Kami mendorong agar pemerintah Taiwan untuk menurunkan biaya agen yang selama ini memberatkan TKI yang jika dihitung bisa mencapai 60.000 NT atau sekitar 24 Juta Rupiah. Kami mendorong biaya agen itu ditinjau ulang kembali atau dapat dibebankan kepada user atau majikan,” terangnya.

 

Sumber: detik.com

Tags:
author

Author: