Nekat Menjual Telur Penyu, Remaja ini Diciduk Aparat

hukum

Pontianak~ Telur penyu merupakan salah satu benda yang dilarang untuk diperjualbelikan karena penyu sudah menjadi hewang langka. Namun, di Pontianak ada seorang anak yang nekat menjualnya. Ia adalah Rival, remaja berusia 16 tahun.

Menggunakan alat berjualan ala kadarnya, ia menjajakan 125 butir telur puyuh saat aparat menciduknya. Selain yang dijajakan, ia masih memiliki telur yang disembunyikan.

“Pelaku diminta menunjukkan tempat menyembunyikan barang bukti yang tidak jauh dari tempat berjualan pelaku,” sebut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Sustyo Iriono (25/9).

Rival saat diinterogasi mengaku disuruh sepupunya untuk menjual telur penyu. Telur dimaksud  diakuinya diperoleh dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Yang miris, telur tersebut hanya dijual seharga Rp2.500,00 per butir.

“Dijual oleh pelaku dengan harga Rp 2.500 per butir,” sambung Sustyo.

Sebagai tindak lanjur, Sustyo mengaku akan menghadirkan orang tua Rival guna penyelidikan pelanggaran Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Nomor 5 Tahun 1990.

“Dikarenakan pelaku masih berusia 16 tahun, maka orangtua pelaku dihadirkan untuk selanjutnya terhadap pelaku akan dilakukan pembinaan dengan menandatangani Surat Pernyataan bermaterai yang isinya tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” tandasnya seperti diwartakan liputan6.com.

Tags:
author

Author: