Oknum TNI Ditembak BNN, Ini Kata Panglima TNI

tni

Tangerang ~ Beberapawaktu lalu Polisi dan Ditjen Bea Cukai melakukan operasi penggerebekan narkoba di Kompleks Pergudangan Sentral Kosambi, Dadap, Tangerang, Banten (15/11). Dalam aksinya, aparat menembak menembak mati beberapa orang yang diduga kuat terlibat dalam sindikat pengedaran narkoba internasional. Salah satunya adalah oknum anggota Korps Pasukan Khas TNI AU (Kopaskhas) Wing I yang bermarkas di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Atas insiden ini, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayor Jenderal Dodi Wijanarko langsung memberikan apresiasi kepada kinerja BNN dan parat terkait.

“Panglima TNI berterimakasih pada tim gabungan,” sebut Dodi di Kantor BNN Pusat Jakarta (18/11).

 Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, kata Dodi,  sudah mengimbau para prajurit untuk tidak terlibat dalam jaringan narkotika. Nah, apabila melanggar maka  sanksi tegas bakal dijatuhkan, termasuk pada atasannya.

“Dalam rangka pembenahan, TNI sudah memberikan batas waktu anggota TNI tidak boleh bermain narkoba. Kalau sampai Oktober ada lagi, maka atasannya ikut bertanggung jawab,” kata dia.

“Oktober ke sini, bila terlibat, proses hukum yang keras ditambah dengan pemecatan, bila melakukan perlawanan, sikat. Beliau menyampaikan seperti itu, namun tata cara dan ukuran sesuai ketentuan,” lanjutnya.

Dodi pun mengimbau agar seluruh aparat TNI tak terlibat dengan bisnis terlarang ini

“Silakan kalau mau coba-coba terlibat narkoba maka akan berhadapan dengan tim yang mempunyai komitmen kuat perang terhadap narkoba,” tandasnya seperti diwartakan Kompas.

 

Tags:
author

Author: