Orang Kaya Ikut Antre BBM Subsidi, Ini Kata Jero Wajik

joko

Klaten~ Sejak beberapa hari terakhir SPBU Jonggrangan, Klaten Utara, menjadi tempat favorit. Puluhan hingga ratusan kendaraan nampak mengantre untuk mengisi bahan bakar yang kini menjadi ‘barang langka’. Mulai dari mobil aneka jenis, angkutan umum, hingga sepeda motor. Setelah berjam-jam mengantre, tidak sedikit yang harus gigit jari akibat petugas SPBU tersebut tadi malam menyatakan BBM bersubsidi habis.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Klaten, pemandangan serupa dapat dengan mudah dijumpai di ribuan SPBU lain di Indonesia.

Sementara itu, pemerintah menyatakan tidak berencana untuk menambah kuota BBM bersubsidi. Jero Wajik, sang Menteri ESDM, mengungkapkan jika penetapan kuota BBM bersubsidi sudah menjadi kesepakan dan seharusnya tidak ada perubahan.

Sebagaimana tertuang dalam APBN Perubahan 2014, jumlah BBM bersubsidi 46 juta kiloliter (kl) atau berkurang 2 juta kl dibanding jatah di APBN 2014 sebesar 48 juta kl. Oleh karena itu, menteri ESDM meminta pemilik mobil pribadi untuk tidak membeli BBM bersubsidi.

” Orang kaya yang tetap menggunakan BBM bersubsidi berarti tidak punya empati terhadap masyarakat miskin dan kendaraan umum,” ucap Jero Wajik kemarin (25/8) di Jakarta.

Tags:
author

Author: