Pantura Padat Merayap, Kecepatan maksimal 20 Km/jam

mudik macet pantura

Pewartaekbis — Melaporkan hasil pantauan dari Kementerian Perhubungan hingga  Minggu pagi (27/7/2014) tercatat rerata kecepatan di jalur pantura hanya mencapai 20,02 km/jam.

Data dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kemenhub menunjukkan rerata kecepatan di jalur Pantai Selatan tercatat sebesar 24,73 km/jam.

Pantauan ini berdasarkan pada alat GPS yang dipasang pada bus antarkota antarprovinsi pada rentang waktu 20:00-08:00 WIB. Berikut ini adalah rincian datanya:

Lintasan dan Kecepatan (km/jam)
Jakarta-Cikampek 71,79
Tol Cipularang. 70,49
Cikampek-Cirebon (Pantura) 20,02
Cileunyi-Banjar (Pansela) 24,73

Sumber: GPS pada bus AKAP dan Pemadu Moda, Kemenhub, 2014

Sementara itu, menurut pantauan Kompas.com, Arus mudik di jalur Jawa Barat bagian selatan, mulai dari Rancaekek hingga Nagreg padat merayap, bahkan kendaraan hampir tak bisa berjalan, Minggu (27/7/2014) pagi.

Antrean kendaraan mulai dari Rancaekek-hingga Nagreg mencapai 6 kilometer. Pantauan Kompas.com, saking padatnya, banyak pemudik berhenti di rest area atau beristirahat di stasiun pengisian bahan bakar. Hingga pukul 04.58 kepadatan di pertengahan Nagreg masih terjadi.

Sebelumnya dilaporkan juga, ruas-ruas jalan di jalur Pantura dan jalur selatan menuju Jawa Tengah juga dipadati kendaraan dari Jakarta. Antrean terutama terjadi di pintu gerbang tol Cikampek dan simpang Jomin.