Pelantikan Pejabat Eselon I dan II Kejaksaan Agung

plantik

JAKARTA– Rabu (17/9) lalu, Jaksa Agung Basrief Arief melantik sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Korps Adhyaksa. Pelantikan pejabat baru tersebut bertempat di Sasana Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung. Sebelum menempati posisi mereka yang baru, dalam pelantikan mutasi ini para pejabat baru terlebih dahulu mengucapkan sumpah jabatan mereka.

Jaksa Agung, Basrief Arif dalam dalam sambutanya mengatakan bahwa selain sebagai proses penyegaran dan pengembangan personil di tubuh organisasi, pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan pejabat sebelumnya. Sehingga diharapkan dengan adanya pembaharuan posisi ini, personel kejaksaan mampu meningkatkan prestasi kerja mereka untuk mencapai kinerja yang lebih optimal lagi.

Basrief mengatakan, bahwa saat ini mutasi sangat dibutuhkan oleh kejaksaan sebagai langkah penyesuaian masa transisi di pemerintahan. Oleh karenya, dengan adanya pergantian jabatan ini diharapkan bisa memulihkan kepercayaan publik terhadap kejaksaan.

Salah satu pejabat yang baru dilantik pada Rabu (17/9) kemarin itu akan menduduki posisi sebagai kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, yaitu Elvis Johny. Elvis Johny bersama ketujuh pejabat lainnya dilantik sebagai pejabat tingkat eselon I.

Ketujuh rekan Elvis Johny yaitu, Sugiyono yang menjadi Kajati Sumbar, Suhaimi menduduki jabatan Kajati Sumsel, dan Johanis Tanak menjadi Kajati Sulawesi Tengah. Kemudian, Bambang Sugeng Rukmono sebagai Kajati Jambi, Hartadi menjabat sebagai kajati Jateng, John Walingson Purba menjadi Kajati NTT, serta Nurwinah sebagai Kajati Sulawesi Tenggara. Sementara untuk pejabat eselon II, ada 27 pejabat baru yang dilantik.

Sementara itu, Kapuspenkum Kejagung Tony T. Spontana menambahkan, bahwa dengan terisinya jabatan yang kosong tersebut, kejaksaan di beberapa daerah dapat kembali bekerja maksimal. ”Meskipun masuk di detik-detik pergantian pemerintahan kami tetap melakukan mutasi. Ini bukti kesungguhan kami bekerja untuk penegakan hukum,” papar Tony.

Tags:
author

Author: