Pembangunan Jalur Kereta Api Di Papua Sebagai Dukungan Untuk Mewujudkan Kota Sorong Sebagai Kawasn Industri

ka

JAKARTA – Seiring dengan keputusan pembatalan megaproyek kereta api supercepat Jakarta-Surabaya, sejak Jumat pekan lalu Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengundang semua gubernur se-Indonesia ke Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta. Dalam pertemuan tersebut membahas anggaran infrastruktur perhubungan tahun 2015. Dalam pertemuan tersebut juga Menteri Jonan menyampaikan rencana pembangunan lintasan jalur kereta api di Papua.

Tepatnya bulan Juni mendatang, pemerintah akan mulai menjajaki kemungkinan dibangunnya jalur kereta api lintas Papua. Setelah penjajakan pembangunan fisik akan segera dimulai.Pembangunan jalur kereta api di Papua juga mendukung rencana Bappenas yang akan membangun kawasan industri di Sorong. Hal ini sangat mungkin segera terealisasi mengingat besaran anggaran sektor kereta api dalam APBN-P 2015 menjadi yang terbesar, dengan angka mencapai Rp 20 triliun.

Selain itu, pembangunan jalur kereta api di Papua ini juga pula diproyeksikan untuk menopang rencana besar Presiden Jokowi yang berencana ingin menjadikan Kota Sorong Papua sebagai poros maritim nasional di kawasan timur Indonesia.

Namun, sebelumnya masalah mulai menghadanga saat mewujudkan konektiitas tol laut dengan rencana pembangunan pelabuhan besar di Sorong, Papua Barat. Dengan adanya masalah tersebut Pemerintah khawatir kapal-kapal yang nantinya menuju Sorong akan pulang dengan muatan kosong karena tidak adanya pasokan barang yang dibawa. Selain akan membangun kawasan industri, pemerintah juga akan membangun pembangkit listrik, industri galangan kapal, industri perikanan, dan berbagai politeknik di Sorong.

Tags:
author

Author: