Pembelian Helikopter AW 101 Dikritik oleh Anggota DPR

cpns mpr ri

Jakarta Beragam kritik diberikan kepada Pemerintahan Jokowi usai membeli helikopter  AugustaWestland 101 (AW101) dari pihak luar. Dikatakan oleh  anggota Komisi I DPR, Sukamta, pemerintah sebaiknya konsisten karena sebelumnya menolak pembelian helikopter dimaksud.

“Kami di Komisi I inginnya komitmen yang pernah dibuat untuk mengembangkan industri pertahanan dalam negeri ini dipegang oleh pemerintah,” sebut Sukamta  (27/12).

“Kita kan punya rencana-rencana pengembangan alutsista. Sekarang (beli) heli, besok kapal selam, besoknya apa lagi?” imbuhnya.

Berdasarkan amanat peraturan perundang-undangan, kata Sukamta, setiap pembelian alutsista harus diiringi dengan kerja sama dan peningkatan kapasitas industri pertahanan dalam negeri.

“Kalau bukan TNI sendiri yang menghidupkan industri alutsista dalam negeri, lalu siapa lagi?” terangnya kemudian.

Sukamta menilai bahwa saat ini kualitas produk-produk alutsista dalam negeri sendiri sudah cukup baik. Namun, perlu good will untuk memajukannya.

“Kalau tidak ada good will, saya khawatir kita akan menjadi negara konsumen senjata dan alat perang selamanya. Kalau itu terjadi, ketahanan nasional kita pasti terancam,” bebernya seperti diwartakan Kompas.

Sukamta juga menilai ada kelemahan daris istem pembahasan anggaran DPR. Pasalnya, DPR tidak diperbolehkan ikut dalam membahas satuan tiga.

“Jadi mau beli-beli barang penting seperti ini, tidak dibahas lagi di komisi. Sepenuhnya tanggung jawab eksekutif,” sebutnya.

Tags:
author

Author: