Pemerintah Realisasikan Pembangunan 1 Juta Unit Perumahan Rakyat

perum

Jakarta – Sebelumnya, pihak Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan rumah 1 juta unit setiap tahun. Namun target itu direvisi oleh Wapres Jusuf Kalla, menjadi 2 juta unit. Kemudian, target tersebut direvisi ulang, kembali menjadi 1 juta unit di tahun 2015 ini.

Setelah akhirnya memangkas target pembangunan rumah dari 2 juta menjadi 1 juta untuk tahun 2015, Presiden-Wapres Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) akan merealisasikan Program pembangunan 1 juta unit rumah tersebut pada awal Maret 2015.

Hal tersebut diungkapkan oelh Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofjan Wanandi dalam Rakornas Realestate Indonesia (REI) di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (29/1/2019).

Sofjan mengatakan, “meskipun pemerintah sudah mengkrucutkan target pembangunan rumah dari 2 juta unit jadi 1 juta unit rumah, namun target ini tetap menjadi program yang ambisius”.

Dalam perealisasian program ini pemerintah akan melakukan berbagai upaya dalam mengatasi berbagai hambatan yang selama ini menghambat penyediaan rumah. Dalam prosesnya nanti akan dipercepat dengan memberikan proses yang lebih mudah. Sehingga, program rumah murah tersebut dapat terealisasi secepatnya.

Sofjan meyakini, target ini bisa dicapai dengan dukungan dari berbagai pihak. Sofjan berharap para pengembang juga turut membantu terealisasinya program tersebut. Meskipun program ambisius  tersebut merupakan program pemerintah pusat.

Sementara itu, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Syarif Burhanuddin mengatakan, bahwa mega proyek ini membutuhkan dana investasi hingga Rp 75,2 triliun. Adapun pengelolaan anggarannya akan dibagi kedalam tiga kelompok yaitu Belanja Kementerai‎/Lembaga, Bendahara Umum Negara, dan Swasta-BUMN.

Untuk kelompok Anggaran Kementerian diperkirakan membutuhkan dana investasi sebesar Rp 6,4 Triliun. Sedangkan dari kelompok Bendahara Umum Negara diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 5,3 Triliun. Dan dari Perumnas, Bapertarum, dan BPJS yang merrupakan kelompok Swasta-BUMN mengalokasikan dana sebesar Rp 63,5 Triliun dalam program tersebut.

Tags:
author

Author: