Pemerintah Kejar Target Pembangunan Infrastruktur, Bank Asing Rencanakan Ekspansi Ke Indonesia

ccb

JAKARTA — Pemerintah Indonesia berencana kejar target pembangunan infrastruktur. Terkait rencana tersebut, CCB atau China Construction Bank Corporation  yang merupakan bank terbesar kedua di Tiongkok tertarik melakukan ekspansi ke Indonesia. Berdasarkan keterangan dari situs bank, per September 2014, total aset CCB mencapai RMB 18,10 triliun.

Dengan total aset senilai Rp 35.753 triliun tersebut, CCB memiliki jaringan bisnis di 20 tempat.  Total aset jaringan bentuk cabang maupun anak usaha di luar Tiongkok tersebut mencapai lebih dari RMB 1 triliun atau setara dengan Rp 2.041 triliun. Di tahun lalu, dalam rangka ekspansi keluar Tiongkok CCB telah mengakuisisi 72 persen saham Banco Industrial e Comercial, Brasil.

Menanggapi hal ini, Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perbankan I OJK Mulya E Siregar mengatakan, saat ini sulit bagi bank asal Negeri Tirai Bambu tersebut untuk ekspansi ke Indonesia dengan membuka cabang. Otoritas perbankan tidak akan memberikan izin lagi bagi kantor cabang bank asing (KCBA). Selain itu, opsi mendirikan bank bertentangan dengan fokus OJK, yang sedang fokus dalam mengurangi jumlah bank.

Mulya mengatakan, CCB tertarik melakukan ekspansi ke Indonesia karena pemerintah tengah gencar membangun infrastruktur dasar. Sementara di Tiongkok, pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur sudah mencapai titik jenuh. Jika CCB bisa mengakuisisi bank lokal untuk melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia. Dan jika rencana CCB terealisasi, maka bank terbesar di Tiongkok itu akan menyusul Bank of China dan Industrial & Commercial Bank China Ltd yang telah melakukan ekspansi bisnis ke Indonesia.

Tags:
author

Author: