Pemindahan ‘Bali Nine’ Dijaga Ekstra Ketat, Ada Apa?

sukhoi

Pewartaekbis~ Aparat keamanan nampak mengerahkan segenap kemampuannya dalam mengamankan pemindahan terpidana mati asal Australia ke Nusakambangan. Puluhan peralatan tempur pun disiapkan untuk mengawal Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Bahkan, beberapa pesawat jenis Sukhoi, F-16, CN-295 sudah siaga di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali.

Tidak hanya pesawat, Setiap personel pengamanan, baik dari polda maupun kodam, membawa senjata lengkap. TNI dari Kodam IX/Udayana  juga diwartakan Jawa Pos akan mengerahkan dua panser anoa lengkap dengan pasukan dari Raider dan kavaleri. Sementara itu, Polda Bali akan mengeluarkan dua mobil barakuda dan  berbagai kendaraan penunjang lain.

Putu Sudiartana yang merupakan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokratmenerangkan jika pengerahan sejumlah alutsista TNI dalam pemindahan tersebut merupakan sesuatu yang lumrah.  Disebut lumrah karena situasi memanas setelah Presiden Jokowi tetap bersikukuh untuk melaksanakan eksekusi mati terhadap gembong narkoba tersebut.

”Itu sedikit memanas (hubungan Australia dan Indonesia, Red). Tentu saja berdasar data intelijen baik nasional maupun internasional, memang perlu mengerahkan berbagai peralatan yang ada,” papar Putu Sudiartana.

Menurut Sudiartana, keamanan ekstra dalam kasus ini juga diberlakukan untuk menjaga keamanan Pulau Bali dan demi martabat bangsa di mata dunia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak main-main dalam penegakan hukum,” lanjut pria asal Bali ini.

Sudiartana juga menjelaskan jika pemerintah tidak akan sembarangan mengerahkan berbagai senjata. Apabila sudah dikerahkan, berarti ada indikasi ke sesuatu yang penting.

Tags:
author

Author: