Pemkot Semarang Siap Tak Rapat di Hotel

walikota semarang

Semarang~ Di era Presiden Jokowi-JK, tiap kementerian seolah berlomba untuk melakukan efisiensi dan penghematan. Kementerian dalam negeri misalnya, beberapa saat yang lalu keluar instruksi dari Mendagri Tjahjo Kumolo yang berisi imbauan agar semua kepala daerah tak lagi menggunakan hotel sebagai tempat rapat. Dengan kata lain, Mendagri ingin gubernur, wali kota, hingga bupati melangsungkan rapat di kantor masing-masing. Imbauan serupa juga diberlakukan untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil.

Menanggapi imbauan tersebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyatakan kesiapannya untuk tak lagi menggunakan hotel sebagai tempat rapat. Pasalnya, Pemkot Semarang hanya perlu memaksimalkan asset yang dimiliki.

“Kami akan memanfaatkan penggunaan ruang rapat di situ (aset-aset milik Pemkot Semarang) karena daya tampungnya memadai,” papar Hendrar Prihadi.

Asset dimaksud salah satunya adalah ruang pertemuan di Manunggal Jati, Gedung Moch Ihsan di kompleks Balai Kota Semarang, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, dan Badan Diklat Kota Semarang yang dapat digunakan pegawai di Pemkot Semarang untuk melangsungkan rapat dan pertemuan.

 “Kapasitas setiap gedung pertemuan yang menjadi aset Pemkot Semarang memang bervariasi, semisal Gedung Moch Ihsan di kompleks Balai Kota Semarang yang bisa menampung 400 orang,” papar Hendrar Prihadi.

Sementara itu, ruang pertemuan Manunggal Jati mampu menampung sebanyak 1.000 orang, Taman Budaya Raden Saleh mampu menampung 800 orang, dan Badan Diklat mampu menampung sebanyak 300 orang.

Tidak hanya itu, pihaknya akan segera membuat surat edaran untuk seluruh PNS.

 “Saya akan segera membuat surat edaran (SE) bagi PNS berkaitan dengan hal ini,” ucap Hendrar Prihadi seperti diwartakan Antara.

Soal pihak perhotelan yang khawatir hotelnya tak laku,  Hendrar Prihadi menyatakan mereka sebenarnya tak perlu risau karena selama ini yang menjadi pelanggan mereka juga tak hanya PNS.

“Pelanggan hotel kan bukan hanya dari instansi pemerintah kota saja, tetapi juga instansi swasta, dan sebagainya. Jadi, saya rasa tidak akan terlalu berpengaruh untuk hotel di sini,” lanjut sang wali kota.

Tags:
author

Author: