Penemuan ‘Ajaib’ Siswa Madrasah UIN

madrasah

Yogyakarta~ Siswa-siswi madrasah di berbagai daerah terus menunjukkan potensinya di berbagai sektor. Setelah beberapa waktu lalu muncul berita tentang suksesnya siswa madrasah di Jakarta memenangkan emdali emas dalam lomba robot di Korea, kini muncul berita tentang keberhasilan madrasah di Yogyakarta.

Madrasah dimaksud ialah MAN LAB UIN. Tiga siswanya yang tergabung dalam  Tim Briliant Research Club (BRC) sukses melakukan penelitian inovatif, yakni Ika Nur Azizah, Selvi Hidayah, dan Ayatul Marifah. Penelitian berupa penggunaan tisu yang dikombinasikan dengan senyawa kubis ungu untuk mendeteksi paparan bahan berbahaya dalam makanan.

“Kami bertiga merasa gelisah ketika melihat banyak makanan yang mengandung zat kimia berbahaya. Namun terkadang masyarakat tidak kuasa dan tidak tahu caranya bagaimana menguji makanan-makanan tersebut,” sebut Ika Nur Azizah,  siswi kelas XII MA yang menjadi ketua tim penelitian (22/08).

Berangkat dari kesadaran itu, mereka ingin menemukan cara praktis mendeteksi bahan berbahaya pada makanan. Riset mereka kemudian ditulis menjadi sebuah karya tulis dan diikutkan pada event Lomba Karya Tulis Ilmiah Remata (LKTIR) bidang Kimia yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia (UII).

“Alhamdulillah, kami dapat meraih juara Juara I pada LKTIR tahun ini,” sambung Ika.

Sementara itu, Ahmad Arief Maruf selaku pembimbing penelitian menjelaskan jika ketiga siswanya benar-benar gigih dan bekerja keras untuk penelitian ini.

 “Saya senang atas kegigihan mereka. Setelah berkali-kali penelitian mereka gagal akhirnya kesabaran mereka membuahkan hasil,” imbuh Arief seperti diwartakan laman resmi Kemenag.

Tags:
author

Author: