Pengelolaan BBM Bersubsidi, Contoh Saja Batam

Antrian kendaraan di salah satu SPBU Batam

Antrian kendaraan di salah satu SPBU di kota Batam

Pewartaekbis – Keputusan pemerintah melalui BPH Migas tentang pengendalian konsumsi BBM di SPBU sepanjang jalan Tol di Indonesia menjadi perbincangan hangat.Terkait hal tersebut, Anggota Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim mengatakan bahwa upaya pengendalian konsumsi BBM bersubsidi memang harus mulai dibatasi dalam regulasi resmi.

Ibrahim kemudian mengambil contoh Kota Batam. Kota di Kepulauan Riau itu  menjadi daerah percontohan dalam hal program pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Terdapat dua kebijakan, yang menurut BPH Migas, membuat Batam layak menjadi kota percontohan.

Pertama, Ibrahim mengungkapkan, di kota Batam pembelian BBM bersubsidi khususnya minyak solar dibatasi hanya pada pukul 07.00 hingga 17.00.

“Pom bensin (SPBU) di Batam itu hanya melayani BBM bersubsidi khususnya solar jam 07.00 hingga 17.00 sore,” kata Ibrahim, Kamis (31/07/2014).

Kedua,  BPH Migas beserta Pemerintah Kota Batam juga menerbitkan aturan tambahan yaitu pemberlakukan kartu survei. Kartu survei ini digunakan untuk memberikan jatah 30 liter/hari setiap truk untuk dapat menggunakan BBM solar subsidi.

Hal ini yang menjadi petimbangan BPH Migas membuat aturan kepada Badan Usaha pelaksana penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi seperti Pertamina untuk tidak menjual BBM jenis solar di wilayah tertentu yang ditengarai rawan penyalahgunaan mulai pukul 18.00 sampai pukul 06.00 (sore-malam).

Dua kebijakan ini, menurutnya, efektif menekan konsumsi solar di Batam setiap tahunnya.

“Ada aturan pemerintah lokal meminta bagi yang mengisi BBM subsidi yaitu solar mengisi kartu survei. Kartu survei ini ada rincian dari tanggal 1 sampai tanggal 30 setiap bulannya. Jadi nanti dilayani hanya 30 liter setiap kendaraan. Jadi di sana bisa hemat solar sampai 30%/tahun,” tuturnya.

“Seberapa efektifnya? lihat lah di Batam,” tandas Ibrahim.

Tags: