Penjelasan Fadli Zon Atas Proses Hukum Pegiat Antikorupsi, Ronny

hukum

Jakarta~ Wakil Ketua DPR Fadli Zon beberapa waktu lalu melaporkan pegiat antikorupsi asal Semarang, Ronny Maryanto. Rony dilaporkan Fadli dengan pasal pencemaran nama baik. Saat ini kasus Rony sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Sebagaimana diketahui, kasus tersebut bermula saat Ronny yang menjadi pengawas lembaga independen mendapat informasi adanya politik uang. Politik uang tersebut diduga dilakukan Fadli Zon saat kampanye Pilpres 2014 di Pasar Bulu Semarang.

Informasi dimaksud kemudian disampaikan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Semarang untuk ditindaklanjuti. Namun, Panwaslu Semarang kemudian menyatakan jika tidak ada bukti mengenai politik uang dimaksud.

“Pokok masalah dari kasus tersebut adalah ketika saudara Rony menuduh saya melakukan money politik pada masa kampanye Pilpres 2014. Dia menuduh saya membagi-bagikan uang pada saat kampanye di Semarang, padahal tuduhan itu tidak benar” jelas jelas Fadli dalam keterangan tertulis yang dikirimkannya (6/11).

Fadli juga menegaskan jika ketidakbenaran tuduhan tersebut sebagai fakta hukum sebagaimana disimpulkan Pasawlu.

“Ketidakbenaran tuduhan yang bersangkutan bukanlah pendapat saya pribadi, melainkan fakta hukum sebagaimana kesimpulan Panwaslu Semarang yang pada intinya menyatakan tuduhan tersebut tidak terbukti” imbuhnya.

Dalam penutup keterangannya, Fadli menjelaskan jika proses hukum atas Ronny bukan merupakan kendalinya.

“Terkait dengan berprosesnya kasus hukum yang bersangkutan, saya mengambil posisi pasif. Kontinuitas proses hukum terhadap yang bersangkutan jelas bukan atas kendali saya, melainkan berjalan karena berfungsinya sistem penegakan hukum di Republik ini,” pungkasnya seperti diwartakan detik.com.

Tags:
author

Author: