Pergub Ahok Didemo ‘Lagi’

ahok

Jakarta~ Siang tadi (10/11) Peraturan Gubernur Nomor 228 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum kembali didemo. Seperti hari sebelumnya, pendemo berasal dari sejumlah organisasi buruh

“Kalau demo di Parkir Senayan, itu namanya kita bukan mengemukakan pendapat di muka umum tapi di depan tembok dan pagar,” tutur koordinator buruh, Bit Manurung.

Ia juga meminta pergub tersebut tidak hanya direvisi, tetapi juga dicabut sehingga pihaknya tidak melakukan mogok besar-besaran.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ratiyono menegaskan jika dalam peraturan sebelumnya disebutkan unjuk rasa hanya boleh dilakukan di tiga lokasi. Seperti diwartakan Kompas, lokasi dimaksud ialah Parkir Timur Senayan, Alun-alun Demokrasi DPR/MPR RI, dan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas). Setelah direvisi, tiga lokasi tersebut dinyatakan bukan lokasi yang wajib. Akan tetapi, ketiganya merupakan lokasi yang disediakan oleh Pemprov DKI untuk mereka yang ingin berdemo.

Rate this article!
Tags:
author

Author: