Pernyataan ‘Keras’ Marquez Usai Gagal Finis di MotoGP Inggris

marquez

Inggris~ Menghadapi kenyataan bahwa dirinya gagal mencapai finis di MotoGP Inggris, pebalap Marc Marquez mulai melupakan gelar juara dunia musim ini. Padahal, sebelumnya banyak pihak menaruh harapan kepada pebalap Honda ini. Betapa tidak, Marquez start dari posisi terdepan dan punya hasil bagus di sepanjang akhir pekan.

Saat memulai laga kemarin, Marquez juga melaju dengan sangat meyakinkan. Walau lebihs ering berada di belakang Valentino Rossi, catatan waktunya di awal laga cukup bagus dan tak berselisih jauh dengan The Doctor.

Posisi Marquez bahkan jauh lebih baik ketimbang Jorge Lorenzo. Meski tampil baik di sesi latihan bebas sampai kualifikasi, catatan waktunya justru merosot saat menjalani balapan. Di balapan yang bertabur air hujan kemarin, Lorenzo harus puas finis di posisi empat.

Di awal putaran 13, Merquez mendapat musibah. Motor yang dikendarainya kehilangan kendali dan melemparnya ke udara saat berada di tikungan. Alhasil, motornya jatuh dan si joki tak bisa melanjutkan balapan. Kontan, musibah ini membuatnya tertinggal 77 poin dari Rossi di puncak klasemen dengan sisa enam seri.

Melihat fakta ini, Marquez pun memilih melanjutkan gelaran MotoGP musim ini dengan tampil tanpa beban.

“Kami kehilangan pilihan untuk kejuaraan tapi kami akan mencoba memenangi sebanyak mungkin balapan dari sini sampai akhir musim. Tidak ada lagi pikiran ke kejuaraan,” terang Marquez.

Meski demikian, ia tetap menyatakan akan tetap berupaya untuk menang.

“Saya akan mencoba untuk menang, tapi kalau tidak memungkinkan saya akan mencoba finis di posisi dua dan di podium. Saya tidak akan mengubah level karena saya sudah mengambil banyak risiko,” tambahnya.

Dia juga mengaku kembali merasakan masalah di bagian belakang motor  yang digunakannya.

“Di balapan, saya merasa dalam kondisi bagus dan mencoba mengikuti Valentino dan saya sempat mampu melakukannya. Di sejumlah bagian trek saya lebih cepat tapi di sisi lain saya merasakan karakter motor, yakni sensasi melayang di bagian belakang yang juga kami alami di awal musim,” imbuh Marquez.

Marquez juga menceritakan kesulitannya beradu cepat dalam kondisi hujan yang mengguyur.

“Di bawah hujan, saya merasakan itu yang mana sulit untuk dihadapi selama balapan. Saya mencoba mengatasinya, tapi pada akhirnya ketika di belakang Valentino, saya tiba di akhir jalur lurus, mengerem, dan kehilangan kendali bagian belakang, bannya terkunci. Saat saya mencoba mengembalikan posisi, saya sudah melayang di udara,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Tags:
author

Author: