Perusahaan Pelat merah Diminta “Serang” Myanmar

telkom

Jakarta – Myanmar dipandang memiliki pangsa pasar yang besar oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno. Untuk itu, ia meminta sejumlah perusahaan milik negara untuk memasuki pasar Myanmar.

Hal ini diungkapkan Rini setelah melakukan pertemuan dengan lima menteri Myanmar. Menurutnya, Myanmar menawarkan sejumlah peluang investasi kepada BUMN Indonesia.

“Myanmar sedang membangun BUMN-nya karena banyak yang rugi, sehingga mereka menawarkan kerja sama dengan BUMN Indonesia, seperti telekomunikasi kemudian listrik. Karena listrik di sana elektrifikasi baru 37 persen, jadi minta bantuan ke Indonesia,” ungkap Rini setelah melakukan pertemuan dengan lima menteri Myanmar.

Menurutnya, terdapat beberapa peluang investasi yang ditawarkan. Peluang dimaksud antara lain pembangkit serta jaringan kelistrikan, industri semen, pertambangan, internet hingga jaringan seluler.

“Sebagai BUMN kami melihat peluang cukup besar kesana, salah satunya juga ikut tender yaitu Pertamina sehingga kami bisa membuka SPBU disana dan mengembangkan usaha retail,” ungkapnya di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta(7/10).

Ia juga menuturkan jika Telkom sudah memulai operasi jaringan internet di sana.

“Telekomunikasi kita sekarang sudah ada internet kita disana bisa mulai mengoperasikan jaringan internet disana dan kita juga sedang meminta untuk internasional gateway-nya dan melihat kemungkinan untuk kita masuk ke mobile phone, itu melalui Telkom Internasional mereka sudah ada disana,” sebut Rini kemudian.

Tags:
author

Author: