PIALA DUNIA 2014: Tanpa Suarez, Uruguay dikalahkan Kolombia 0-2

gol Rodriguez

Gol pemain Kolombia, Rodriguez yang menawan.

Pewartaekbis — Kolombia berhasil masuk babak delapan besar Piala Dunia 2014 setelah menekuk perlawanan Uruguay 2-0 tanpa balas.

Gol James Rodriguez pada menit ke-28 membuka kemenangan Kolombia atas Uruguay, yang kali ini tidak diperkuat striker Luis Suarez akibat larangan bertanding FIFA. Gol ini sekaligus menjadi gol keempat bagi Rodriguez dalam empat pertandingan di Piala Dunia Brasil ini.

Gol pemain Kolombia itu tercipta diawali dari kendali bola yang apik dengan dadanya. Setelah itu,  Rodriquez melepas tembakan lambung persis di bawah tiang gawang yang tidak terjangkau kiper Uruguay, Fernando Muslera. Gol indah Rodriguez ini berpeluang menjadi salah satu kandidat gol terbaik selama Piala Dunia 2014.

Tak puas dengan hanya satu gol, Rodriguez kembali menambah gol Kolombia di babak kedua lewat tendangan jarak dekat di kotak penalti.

Dengan koleksi lima gol, pemain klub Monaco tersebut naik menjadi top skorer gol  hingga saat ini meninggalkan Messi dengan empat gol.

Uruguay tak mau menyerah begitu saja,  ketinggalan 0-2 membuat Uruguay berusaha meningkatkan tempo serangan. Beberapa peluang berbahaya tercipta, tetapi berulang kali pula kiper Kolombia, David Ospina, menyelamatkan gawangnya.
.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tetap tak berubah. Kolombia melenggang ke babak delapan besar dengan kmenangan 2-0 atas Uruguay.

Dengan hasil ini, Kolombia akan menghadapi Brasil pada babak perempat final yang akan dilangsungkan tanggal 4 Juli 2014 mendatang.

Tabarez Mundur dari posisinya di FIFA

Sebelumnya, pelatih Uruguay, Oscar Tabarez menyatakan diri mundur dari dua jabatan di kepengurusan FIFA terkait hukuman berat yang dijatuhkan Federasi Sepakbola Dunia itu pada anak asuhnya di tumnas Uruguay, Luis Suarez.

Ia mengatakan Suarez dijadikan “kambing hitam” menyusul hukumannya atas insiden gigitan ketiga pada Chellini ketika laga melawan Italia.

Tabarez mengatakan ia akan melepas jabatannya di kelompok studi teknis dan komite strategis FIFA.

“Tidak bijaksana untuk berada di organisasi yang memberikan tekanan untuk mempromosikan keputusan ini,” kata Tabarez.

Tabarez, yang berbicara dalam konferensi pers selama 10 menit menjelang pertandingan 16 besar Uruguay dengan Kolombia mengklaim sanksi itu “lebih fokus kepada opini media.”

Pelatih usia 67 tahun itu  menambahkan, “Kami tahu kesalahan yang ia buat, tapi ada sisi lain dari orang ini. Hukuman itu sangat berlebihan.

Tags:
author

Author: