PILPRES 2014: Ditanya Penghapusan Sertifikasi Guru, Ini Jawaban Jokowi

sertifikasi guru dihapus

Jokowi bertemu dengan perwakilan guru di Medan

Pewartaekbis.com, Medan — Santer isu beredar bahwa jika terpilih menjadi Presiden, Jokowi akan menghapus tunjangan sertifikasi guru karena dianggap membuang-buang APBN.

Hal itu diklarifikasinya ketika bertemu dengan 200 perwakilan guru di Hermes Palace, Medan. Di tempat kampanye itu guru-guru meminta ketegasan Jokowi soal isu penghapusan tunjangan sertifikasi guru.

Jokowi menjawab agar para guru tidak termakan isu tersebut, peran guru dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia sangatlah besar, sehingga isu tersebut tidak mungkin terjadi. Capres dari PDIP itu juga menambahkan bahwa tunjangan sertifikasi guru kemungkinan justru akan ditambah.

“Kalo percaya ya kebangetan, bapak ibu kan orang pinter,” kata Jokowi di Hermes Palace, Medan, (10/6/2014).

“Waktu saya ke Indonesia Timur ada yang tanya, ya saya tanya balik. Logikanya kan engga mungkin, tapi kalo ditambahin iya. Masa dihapus ‘ininya’ dimana?” ungkapnya.

Maka, dia akan menempatkan pendidikan dalam daftar nomor satu program yang akan segera direalisasikan.

“Guru sangat berperan dalam pembangunan SDM, oleh sebab itu saya tempatkan di nomor satu program yang akan datang. Dulu waktu Jerman jatuh yg pertama di bangkitkan adalah pendidikan. Begitu juga dengan Korea dan Jepang,” jelasnya.

Tags: