PLTU Lombok Terbakar, Pemadaman Bergilir Akan Dilakukan

pln

Pewartaekbis~ Semalam (13/8) kebakaran hebat terjadi di Conveyor Supply dan Coal Crusher batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). General Manager PT PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur, menerangkan jika kebakaran tersebut membuat operasional PLTU terhenti total. Akibatnya, PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir.

“Pemadaman bergilir diperkirakan berlangsung selama dua pekan,” sebut Safkaur (14/8).

Meski demikian, Safkaur mengaku beruntung karena tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kepada media, ia juga mejelaskan jika percikan api awalnya hanya terjadi di bagian crusher.  Api cepat membesar karena kondisi angin yang bertiup kencang.

“Awalnya terjadi percikan api di crusher (tempat penghancuran batu bara) sehingga api menjalar ke conveyor dan terjadi kebakaran,” sambung Safkaur.

Masih menurut Safkaur, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Dua jam kemudian api baru bisa ‘dijinakkan’, meski bagian lain masih harus dipadamkan oleh puluhan mobil pemadam kebakaran hingga pukul 04.00 dinihari (14/8).

“Api berhasil dilokalisir dua jam setelah kebakaran, tetapi masih ada spot api sehingga pemadaman dilakukan sampai jam empat pagi. Saat ini api sudah padam,” imbaunya.

Untuk menindaklanjuti keadaan ini, PLN sedang menggelar rapat untuk koordinasi pemulihan pabrik dan mengoptimalkan lagi sejumlah mesin disel untuk mengatasi kekurangan daya.

“Kapasitas pembangkit di Kupang sebesar 60 Mw, karena terjadi kekurangan pasokan listrik dari PLTU, pada siang hari, PLN akan melakukan pemadaman listrik sekitar 12 Mw, sedangkan pada malam pemadaman berkisar 1-2 Mw,” tutup Safkaur.

Tags:
author

Author: