PT Pindad dapat 700 Miliar, untuk Apa?

peluru

Pewartaekbis~ Industri peralatan tempur negeri ini sepertinya akan semakin berkembang di era Presiden Jokowi. Pasalnya, PT Pindad (Persero) yang merupakan pembuat peralatan tempur bakal mendapat kucuran dana yang luar biasa besar dari pemerintah. Hal itu dikemukakan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Andrinof A Chaniago, ketika mengunjungi PT Pindad bersama Menteri Perindustrian.

“Ini (PT Pindad) yang dapat anggaran paling besar di antara industri strategis yang lain. (Nominalnya-red) Rp 700 miliar,” demikian ucap Andrinof seperti diwartakan Kompas.

Berdasarkan penuturan Direktur Utama Pindad Silmy Karim, dana tambahan dari pemerintah akan digunakan untuk tiga kepentingan. Kepentingan dimaksud yakni peningkatan kapasitas produksi sebesar 300 miliar rupiah, modernisasi sebesar 300 miliar rupiah, dan kerja sama dengan mitra-mitra strategis dari luar negerisebesar 100 miliar rupiah.

Silmy Karim juga menyatakan jika perusahan tempatnya bekerja telah menjadikan panser tempur yang diberi nama ‘Badak’ dan amunisi kaliber besar sebagai produk unggulan. Bahkan, amunisi kaliber besar buatan PT Pindad telah disertifikasi.

“Amunisi kaliber besar ini ada di gedung utama, kita akan lihat bahwa di situ Indonesia sudah mampu memproduksi amunisi kaliber besar 105 yang sudah disertifikasi,” papar Silmy Karim.

Amunisi kaliber 105 tersebut menurut Silmy Karim akan digunakan untuk senjata-senjata besar seperti meriam, mulai dari alteleri hingga Leopard 120.

Selain amunisi caliber besar, PT Pindad juga memproduksi amunisi caliber kecil yang diperuntukkan untuk senapan laras pendek dan sniper.

Tags:
author

Author: