Putri Presiden Jokowi Gagal Ujian CPNS?

CATCPNS_thumb.jpg

Solo~ Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, kemarin (23/10) mencoba peruntungannya untuk menjadi salah satu abdi negara atau CPNS. Menggunakan  mobil Nissan Juke AD 8512 LU, Kahiyang Ayu mendatangi Gedung Bakolwil, Graha Solo Raya, Jalan Slamet Riyadi.

Sebagai anak presiden, Kahiyang tentu tak sendiri. Ada dua anggota Paspampres yang menemani Kahiyang Ayu saat menuju Gedung Bakolwil. Namun, selama mengikuti uji ia tak mendapat perlakuan istimewa.

Putri Jokowi yang bernama Kahiyang Ayu ini merupakan lulusan jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Solo. Dalam gelaran CPNS 2014 ia mencoba peruntungan di formasi  formasi Pemeriksa Pertama di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang hanya membutuhkan empat pegawai baru. Sebagai informasi, formasi ini membolehkan semua jurusan untuk mendaftar.

Kahiyang Ayu  mulai mengerjakan ters pukul 12.00 WIB. Sepuluh menit sebelum waktu habis, putri presiden ini sudah selesai atau sekitar pukul 13.20 WIB atau sepuluh menit sebelum waktu habis.

Di luar ruang ujian, panitia sudah memasang layar lebar yang menampilkan skor peserta ujian di Kota Solo. Berdasarkan layar tersebut, Kahiyang Ayu hanya berhasil mengumpulkan skor 300 setelah mengerjakan seratus soal.  Skor tersebut terdiri atas 50 poin untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), 95 poin untuk tes inteligensi umum (TIU), dan 155 poin untuk tes karakteristik pribadi (TKP).

Sesudah mengerjakan soal, Kahiyang Ayu segera meninggalkan Gedung Bakolwil bersama pengawalnya. Ketika ditanya wartawan soal hasil ujian CPNS yang diikutinya, ia hanya menjawab “Kita lihat saja nanti hasilnya,”

Namun, berdasarkan Kepala Pengembangan BKD Pemkot Solo, Lancer S Naibaho, posisi Kahiyang Ayu dalam test CPNS tersebut belum aman karena skornya tidak terlalu tinggi.

“Skor tertinggi dalam penerimaan CPNS ini adalah 450-500. Angka tersebut (300) belum bisa menentukan apakah diterima atau belum, tergantung dari formasinya,” tutur Lancer S Naibaho.

Namun, BKD Solo tak memiliki akses untuk menyatakan Kahiyang Ayu diterima atau tidak. Pasalnya, Lancer S Naibaho menyatakan jika masalah penilaian adalah urusan Panselnas. Selain itu, nilai peserta tes di tiap formasi sangat mungkin berbeda.

Tags:
author

Author: