Ribuan Kendaraan Menunggu Stok Plat Nomor

Jadebotabek, Pewartaeksbis.com — Molornya penyerahan plat nomor kendaraan dinilai merugikan pemilik kendaraan.

Plat nomor STNK

Pasalnya setelah mereka membayar pajak, plat nomer seri kendaraan tidak didapat, karena pihak Samsat kehabisan plat tersebut dan para pembayar pajak kendaraan itu hanya diberi cap atau stempel pada blangko STNK. Pemilik kendaraan was-was karena seperti tidak ada koordinasi antara Samsat dengan Polantas di jalan raya. Polantas  di jalan masih menilang pengendara dengan alasan masih memakai plat nomer seri yang lama.

Di Depok, persediaan pelat nomor polisi atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) di dua samsat Depok terancam akan habis. Hingga kini Mabes Polri belum juga melakukan lelang terkait kebutuhan bahan baku kendaraan tersebut.

Seperti dilansir dari Sindonews, Samsat Depok dan Samsat Cinere dalam waktu dekat terancam kehabisan persediaan. Sebagai antisipasi, pemilik kendaraan diperbolehkan membuat pelat nomor di pinggir jalan. Kanit STNK Samsat Depok AKP Eko Bagus Riyadi mengaku, menipisnya persediaan pelat nomor itu sudah terjadi selama dua minggu. Stok pelat nomor diperkirakan hanya mampu bertahan selama seminggu ke depan.

Sementara jumlah permintaan pelat baru dan perpanjangan pajak serta STNK mencapai 80- 90 kendaraan per hari. Eko menambahkan, guna mengantisipasi persoalan itu, pihaknya meminta pemilik kendaraan yang membutuhkan pelat nomoritumembuatdipinggirjalan. Pembuatan itu hanya bisa dilakukan pemilik kendaraan yang memiliki surat resmi yang dikeluarkan Samsat Depok.

”Persoalan ini yang sedang kami hadapi sekarang. Sampai sekarang informasinya pelelangan terhadap blangko STNK, BPKB, dan plat nomor masih berjalan,” kata Eko kemarin. Dari data Samsat Depok, saat ini persediaan pelat nomor sepeda motor hanya 6.900 pasang yang terdiri atas 3.500 pelat hitam dan 400 pelat merah. Stok pelat nomor mobil sebanyak 3.000 pasang, terdiri atas 2.000 pelat hitam, 500 pelat merah, dan 500 pelat kuning.

Jika Mabes Polri telah mendistribusikan bahan baku TNKB, para pemilik kendaraan bisa menukar pelat nomor buatan tersebut ke Samsat Depok. ”Mereka yang buat sudah terdaftar di database akan dipanggil untuk mendapatkan pelat asli dari Korlantas. Jika terus dipaksakan, pengurus pajak kendaraan yang lain tidak akan kebagian,” ungkapnya. Baur Material TNKB Samsat Cinere Bripka Heru Sarwono menambahkan, pelat nomor di Samsat Cinere hanya bisa bertahan sampai dua minggu ke depan.

Di Samsat Cinere stok pelat nomor sebanyak 5.651 pasang. Pelat nomor sepeda motor sebanyak 2.671 pelat hitam dan 581 pelat merah. Stok pelat nomor mobil sebanyak 1.267 pelat hitam, 656 pelat merah, dan 476 pelat kuning. ”Kami sudah laporkan ini ke Mabes Polri,” ujarnya. Permintaan pelat nomor di Samsat Cinere dalam sehari mencapai 200 pelat untuk sepeda motor dan 70-80 pelat untuk mobil.

Persediaan stok TNKB hanya untuk sejumlah pengurusan seperti perpanjangan lima tahun, kendaraan baru, dan mutasi masuk. ”Stok TNKB yang ada ini belum pernah ditambah, bahkan dikurangi untuk subsidi ke samsat lain. Info yang kami terima akan dikirim pelat nomor putih. Ya, kalau TNKB habis, kami terpaksa menganggur alias tidak kerja,” ucapnya

Tags:
author

Author: