Ribuan Situs Diblokir Kominfo, Ada Apa?

ilustrasi

ilustrasi

Jakarta~ Salah satu media yang secara masif digunakan untuk menyebarkan konten pornografi dan kekerasan adalah internet. Pemblokiran situs dengan dua konten tersebut dinilai tepat. Namun, itu saja tidak cukup. Perlu sosialisasi penggunaan yang tepat mengenai penggunaan internet yang arif dan bijak.

“Pemblokiran itu merupakan upaya di hilir, di bawah. Di hilir itu menyembuhkan orang sakit. Kami ingin membuat bagaimana orang sehat,” sebut Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, diJakarta (18/5).

Hingga saat ini Kominfo mengklaim sudah memblokir sekitar 760.000 situs. Pihak Kominfo juga menganjurkan 153.000 situs yang dapat diakses masyarakat.

“Situs whitelist 153.000 itu baru diluncurkan satu tahun lalu. Jadi situs itu yang memang sebaiknya diakses oleh dunia pendidikan. Baik formal maupun informal seperti pesantren,” lanjutnya.

Kominfo juga melakukan peningkatan literasi melalui sosialisasi penggunaan internet dalam berbagai aspek.

“Karena yang namanya internet ini tidak semua negatif. Ada juga yang sangat positif. UKM sekarang pakai Facebook. Caranya berbeda antara yg positif dan negatif. Penanganan yg negatif Kominfo tidak sendiri tapi kerjasama dengan LSM,” ungkapnya seperti diwartakan Kompas.

Tags:
author

Author: