Rilis data BUMN yang Merugi, Garuda dan Krakatau Steel Masuk Kategori Terbesar

garuda indonesia merugi

Pewartaekbis —  Pada paruh pertama tahun ini, terdapat 4 perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yang membukukan rugi bersih teramat besar. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menjadi BUMN dengan kerugian terbesar dibanding BUMN lainnya, disusul oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. di posisi berikutnya.

Dirilis dari Bisnis Daily,  Minggu (31/8/2014),  maskapai penerbangan Garuda Indonesia pada semester I-2014 mencatat kerugian sebesar US$ 211,7 juta atau setara dengan Rp 2,4 triliun.  Kerugian lebih tinggi hingga 1.888% dari sebelumnya yang hanya rugi sebesar Rp125,58 miliar.

Pada periode yang sama, Krakatau Steel tercatat merugi  sebesar US$88,67 juta pada semester I/2014. Kinerja tersebut merosot tajam hingga 933% dibandingkan periode sama tahun lalu yang masih laba US$10,63 juta.

Berikut tabel kerugian perusahan BUMN tahun 2014 : (Sumber bisnis.com)

Ticker Emiten

Laba bersih (Rp miliar)

Pertumbuhan (%)

2012

2013

2014

2013

2014

GIAA PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

21,55

-125,58

-2.434,64

-682,74

1838,72

KRAS PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

-112,79

122,29

-1.019,77

-208,42

-933,89

ANTM PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.

475,97

373,56

-638,58

-21,52

-270,94

INAF PT Indofarma (Persero) Tbk

6,13

-9,29

-50,9

Teguran Menteri BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah menegur jajaran Direksi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), termasuk direktur utamanya, Emisrsyah Satar, karena mengalami kerugian yang sangat besar.

Terlebih berkaitan dengan masa jabatan Direktur Utama Garuda yang segera berakhir, Dahlan menyebut harus ada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pada RUPSLB juga membahas persoalan keuangan yang sedang menimpa Garuda. Dahlan meminta jawaban dari RUPSLB tersebut sudah ada hasilnya Senin 1 September 2014 hari ini.

Tags:
author

Author: