Rugi Rp1,8 Triliun, PLN Jogja Gandeng Polda DIY

pln

Yogyakarta~ ternyata  PT PLN (Persero) banyak mengalami kerugian akibat pencurian instalasi listrik. Di area Yogyakarta misalnya, kerugian akibat kasus ini ditaksir mencapai Rp1,8 Triliun. Untuk itu, PT PLN Area Yogyakarta melakukan kerja sama dengan Polda DIY.

Penandatanganan nota kesepahaman dua lembaga ini dilakukan siang tadi (11/10). Dalam surat perjanjian tersebut, terdapat penyelenggaraan pengamanan instalasi, aset, dan penindakan pencurian tenaga listrik serta tindak pidana usaha ketenagalistrikan di wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta. Nota kesepahaman ditandatangani langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY Dwi Kusnanto dan Kapolda DIY Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat.

“Hal ini terkait beberapa permasalahan yang terjadi seperti banyaknya kecenderungan pemakaian listrik ilegal di masyarakat dan kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya instalasi listrik,” sebut Deputi Manajer Komunikasi Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Hardian Sakti Laksana,.

Diterangkan oleh Humas PLN Area Yogyakarta, Paulus Kardiman, selama semester pertama 2016, terdapat 491 pelanggaran listrik di area Yogyakarta, meliputi unit Kalasan 35, Wates 17, Bantul 90, Sedayu 53, Wonosari 121, Sleman 109, dan Jogja 66.

“Pelanggaran adalah pemakaian energi listrik tidak sesuai peruntukan dan kontrak awal dengan PLN,” sambungnya.

Selain di DIY, nota kesepahaman juga akan dilakukan PLN Distribusi Jawa Tengah dengan Polda Jawa Tengah (17/11). Seperti diwartakan liputan6.com, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-71 yang mengusung tema ‘Kerja Nyata Terangi Negeri’.

Tags:
author

Author: