Samuel Sekuritas: Berikut Data Ekonomi dan Aksi Korporasi Penting yang Menjadi Sorotan Investor

global finance

Pewartaekbis — Samuel Sekuritas Indonesia mellaui analis ekonominya, Rangga Cipta, mengemukakan sejumlah berita dari dalam dan luar negeri menjadi sorotan pasar pada hari ini, Rabu (16/7/2014).

Berita global

  • Proyeksi pertumbuhan ekonomi Zona Euro dipangkas oleh IMF  menjadi 1% YoY dari sebelumnya 1,1% YoY dan mempertahankan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun mendatang sebesar 1,5% YoY (sumber: Bisnis Indonesia)
  • Kenaikan Fed Rate, menurut Yellen,  dapat terjadi lebih cepat jika penyerapan tenaga kerja terus membaik melebihi harapan (Investing.com)
  • Bank of Japan mempertahankan program stimulus dan target inflasi 2% YoY (Bisnis Indonesia)
  • Empire Manufacturing AS naik ke 25,6 di Juli dari 19,28 (Bloomberg)
  • Pada Juni 2014, Retail Sales AS tercatat 0,2% MoM melambat dari 0,3% MoM (Bloomberg)
  • Money Supply M2 China naik pertumbuhannya di Juni ke 14,7% YoY dari 13,4% YoY (Bloomberg)

Berita domestik

  • BI memproyeksi defisit neraca perdagangan Juni mencapai US$300 juta (Bisnis Indonesia)
  • Kalangan perbankan pesimistis kondisi bisnis semester II/2014 akan lebih baik dari 1H14 (Bisnis Indonesia)
  • Target defisit transaksi berjalan 2014 dikoreksi Bank Indonesia  menjadi sekitar 3% terhadap PDB (Bisnis Indonesia)

Masih menurut riset Samuel Sekuritas, pasar menyoroti sejumlah agenda dan rilis data ekonomi dari dalam dan luar negeri pada pekan ini sebagai berikut.

Pekan lalu (sumber: Bisnis Indonesia)

  • Notulensi FOMC meeting menunjukkan program QE yang akan berakhir di kuartal IV/2014
  • Harga minyak Brent terkoreksi 3,6% WoW ke level $107/ barrel
  • Bank Negara Malaysia menaikkan suku bunga acuannya 25bps ke 3,25%
  • Bank of England mempertahankan suku bunganya di 0,5%
  • Bank terbesar di Portugal, Banco Espirito Santo dihentikan perdagangan sahamnya karena gagal meyelesaikan segala kewajiban yang jatuh tempo
  • Mayoritas hasil hitung cepat pemilu presiden Indonesia menunjukkan Joko Widodo & Jusuf Kalla mengungguli Prabowo Subianto & Hatta Rajasa
  • BI Rate tetap di 7,5%, BI mengindikasikan akan terus mempertahankan perlambatan pertumbuhan kredit. PDB kuartal II/2014 diprediksi 5,2%-5,3% YoY

Pekan Ini

  • BI memperkirakan defisit transaksi berjalan mencapai US$9 miliar pada kuartal II/2014
  • China mengumumkan PDB kuartal II/2014 Rabu diperkirakan bertahan di 7,4% YoY
  • Testimoni Yellen kepada kongres AS dimulai Selasa hingga Rabu
  • Inflasi Zona Eropa diumumkan Kamis diperkirakan tetap 0,5% YoY
Tags: