Saraf Berpengaruh Pada Pola Tidur Lansia

orangtua

Jakarta – Sulit tidur tentunya dipengaruhi oleh banyak faktor, baik pola makan, gaya hidup dan usia. Usia yang semakin lanjut terkadang membuat seseorang tidur semakin sedikit.

Dilansir dari Kompas.com, studi terbaru dari Pusat Kesehatan Beth Israel Deaconess dan Universitas Toronto menemukan, bahwa berkurangnya jam tidur pada orang tua dipengaruhi oleh saraf.

Clifford Saper, M.D., Ph.D., ketua riset dan ketua ahli saraf di pusat kesehatan tersebut menjelaskan, ada sekelompok saraf bernama nukleus bentrolateral preoptic, yang mengatur pola tidur normal.

“Saraf ini perlahan ‘mati’ seiring bertambahnya usia. Semakin banyak sel yang tidak aktif karena penuaan, semakin sulit seseorang untuk tidur,” kata Saper.

Saper mencatat bahwa orang berusia 70 tahun tidur 1,5 jam lebih singkat dibanding pada mereka yang berusia 20 tahun. Bagi mereka tidak merasa sudah beristirahat, sebab mereka bangun karena tidak bisa tidur lagi.

“Tapi mereka tetap merasa kelelahan sepanjang harinya. Ini digolongkan sebagai kondisi insomnia kronis,” kata Saper.

Saper berharap, penemuan ini dapat menjadi pedoman untuk penelitian selanjutnya. Sehingga, bisa fokus pada saraf tersebut, tanpa menganggu fungsi lain seperti keseimbangan tubuh.
“Pasalnya, ada beberapa pengobatan tidur yang menganggu fungsi saraf lainnya”, papar Saper.

Tags:
author

Author: