Sejumlah Menteri Diberi Tugas ‘Khusus’ dari Presiden Jokowi

jokowi

Jakarta– Presiden Jokowi menunjuk sejumlah menteri untuk fokus menangani kerja sama dengan luar negeri. Pembagian tanggung jawab ini dilakukandalam rangka mempercapat penentuan solusi disaat terjadinya kendala, serta menghindari tumpang tindih penanganannya.

Para menteri tersebut bertugas menyelesaikan hambatan saat ada investor dari luar negeri yang ingin berinvestasi di Indonesia. Salah satu menteri yang dtunjuk adalah Menteri Perdagangan Thomas Lembong menjadi penghubung dengan negara Eropa dan Australia karena dianggap menguasai wilayah tersebut.

Terkait hal ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, bahwa ada alasan-alasan khusus dari Presiden Jokowi saat menunjuk seorang menteri menjadi penghubung suatu negara. Bisa jadi dipertimbangkan karena kedekatan orang yang bersangkutan, tapi tak menutup kemungkinan diganti atau digeser.

Pramono menyebutkan bahwa penunjukan menteri untuk jadi penghubung sejumlah negara terinspirasi dari keberhasilan Menteri ESDM Sudirman Said mendatangkan investor dari Timur Tengah. Sudirman telah ditunjuk menjadi menteri penghubung dengan negara-negara di Timur Tengah sejak September 2015.

Pramono mengungkapkan, pengalaman paling baik Middle East dengan Pak Sudirman, menghasilkan investasi 15 miliar USD, termasuk TPPI, Tuban, Kaltim dan Cilacap

“Hanya dalam waktu sekitar tiga bulan, Sudirman berhasil menghasilkan potensi investasi dari Timur Tengah sekitar 15 miliar dollar AS”, kata Pramono Anung di kantornya, Jakarta, Rabu (25/11/2015).

Dari beberapa potensi investasi itu, salah satunya kontraknya akan ditandatangani langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Cilacap, Jawa Tengah pada Kamis (26/11/2015). Kontrak investasi yang berasal dari Aramco tersebut senilai 5 miliar dollar AS.

Kedepannya para menteri yang ditunjuk Presiden menjadi penghubung dengan negara lain akan menjadi “utusan khusus” di bidang investasi dan perizinan.

“Inilah jadi semacam role model tempat-tempat lain,” ujarnya.

Tags:
author

Author: