Sejumlah Wilayah Aceh Besar Alami Kelangkaan Gas, Ini Kata Dirut Pemasaran Pertamina

gas-elpiji-3kg-langka

Aceh Besar – Kenaikan gas elpiji 12 kg yang terjadi beberapa waktu lalu, memicu terjadinya kelangkaan gas elpiji 3kg. Sejak beberapa hari terakhir warga Aceh Besar kesulitan mendapatkan gas elpiji, bahkan sebagian warga memilih kembali memasak dengan kayu bakar.

Jika pun ada harga ecerannya mencapai Rp 25.000 per tabungnya. Beberapa warga mengungkapkan kekecewaan, dan mengeluhkan bahwa kelangkaan tersebut dampak dari kebijakan kenaikan gas elpiji tabung besar atau gas elpiji 12 kg oleh pemerintah beberapa waktu lalu.

Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengakui kelangkaan elpiji 3 kg menduga karena pasokan yang terlambat. Sebab pasokan gas elpiji untuk wilayah Aceh Besar berasal dari Pangkalan Susu, dan itu jaraknya 2 jam dari Kota Medan.
Mengenai kondisi yang terjadi saat ini, Ahmad mengatakan, bahwa dlam jangka menengah pihaknya akan menyiapkan tempat pasokan baru untuk distribusi elpiji wilayah Aceh Besar yaitu di Arun. Hal tersebut bertujuan agar pasokan elpiji ke Aceh lebih terjaga tanpa ada hambatan jarak.

Sementara itu, GM Marketing Operation Region (MOR) I (Medan), Jumali menjelaskan jumlah pangkalan gas elpiji untuk wilayah Jantho dan sekitar Aceh Besar ada 5 tempat, yakni 4 pangkalan dan 1 SPBU dengan total alokasi total sekitar 5000 tabung per bulannya. Menanggapi keluhan warga tersebut, Jumali mengatakan, sesuai pantauan di SPBU dan pangkalan, stok elpiji 3 Kg masih tersedia.

“Stok di SPBU posisi tadi sore masih ada 15 tabung, Pengiriman terakhir tanggal 6 April (340 tabung) dan rencana pengiriman kembali tanggal 8 April 2015 (340 tabung). Rencananya besok kami akan cek kembali dan lakukan operasi pasar, termasuk tambah pasokan,” kata Jumali.

Tags:
author

Author: