Sentuh Angka 30 Juta, Pengguna LINE di Indonesia Terbesar Kedua Di Dunia

LINE game

Pewartaekbis – Media Sosial Messaging buatan Jepang, LINE, ternyata berhasil menggaet sebanyak 30 juta pengguna di Indonesia hingga awal Agustus 2014 ini. Sementara itu pengguna LINE di seluruh dunia mencapai 490 juta. Hal itu tentunya berdampak pada peningkatan jumlah pendapatan perusahaan tersebut.

Galuh Chandrakirana, senior manager Line Indonesia di Jakarta, Kamis (14/8) mengatakan kontribusi pendapatan terbesar berasal dari game,  sticker dan official account .

“Saya tidak bisa men-disclose secara detail. Namun dalam presentasenya, dari game porsinya 60%, sticker 20% dan official account 20%,” ujar Galuh.

Berdasarkan data dari Asahi (sebuah situs berbahasa Jepang), dikatakan Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna Line terbesar kedua di dunia, setelah Jepang, yaitu sebesar 30 juta pengguna.

Jumlah tersebut setara dengan separuh pengguna Facebook asal Indonesia yang mencapai 60 jutaan. Secara total, Line sendiri memproyeksikan target jumlah pengguna menuju angka 500 juta.

Secara berurutan, Jepang masih menduduki posisi puncak serapan pengguna Line dengan 52 juta pengguna, disusul Indonesia, kemudian Thailand di urutan ketiga dengan 27 juta pengguna. Hebatnya, dalam waktu kurang dari satu semester, pengguna LINE di Indonesia sudah melampaui  Thailand.

Karena sebelumnya, di bulan Maret 2014 total pengguna Line di Indonesia “baru” mencapai 20 juta. Artinya dalam waktu kurang dari 6 bulan Line berhasil menambah 50% pengguna di negara ini

Urutan berikutnya justru menuju benua Amerika dan Eropa. Adopsi Line terbaik keempat ada di negara  Spanyol dengan jumlah pengguna 18 juta pengguna.  Posisi kelima secara mengejutkan adalah Amerika Serikat dengan pengguna sebanyak 15 juta dan disusul Meksiko, mencatatkan 10 juta pengguna. Line tetap populer di berbagai negara Asia, termasuk India dan sejumlah negara Asia Timur dan Asia Tenggara.

Bertebarannya layanan instant messaging secara global tak ayal mendorong bertumbuhnya adaptasi segmen ini di Indonesia yang memang gemar menggunakan aplikasi seperti ini.  Survei yang dilakukan oleh OnDevice Research akhir tahun lalu menunjukkan bahwa WhatsApp, BlackBerry Messenger, dan Line adalah tiga layanan messaging paling populer di Indonesia.

Line sendiri telah terbukti menjadi platform yang ampuh untuk sarana penjualan secara mobile. Akun Line Shopping-nya telah berhasil mendorong perubahan perilaku penawaran produk melalui perangkat smartphone.

Sebagai sebuah pasar penting, Line tak henti-hentinya memanjakan konsumen Indonesia. Baru-baru ini Line menghadirkan Line Creators Market yang memungkinkan konsumen menjual stiker buatannya secara mandiri di sini. Selain itu juga menawarkan Line Dictionary dan fitur penerjemahan untuk memudahkan percakapan dengan pengguna yang berasal dari Indonesia.

Hal itu seperti dikatakan Galuh, “ Bagi Line, monetizing bukan hal yang penting. Yang penting adalah memberikan service maupun kejutan-kejutan berupa program-program yang dapat mebahagiakan pengguna.” ujarnya.

Tags: