Seratus Jamaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci

haji

Mekkah РLebih dari 150 ribu jemaah haji Indonesia telah selesai menyelesaikan prosesi puncak haji, wukuf di Arafah. Sampai dengan sehari pasca Arafah, 100 jemaah haji Indonesia dikabarkan  wafat di Saudi.
“Kalau yang meninggal di Arafah ada delapan orang, tapi yang wafat pada hari Arafah (9 dzulhijjah) hanya lima, yang tiga wafat di pemondokan Arafah pada 8 dzulhijjah,” demikian penjelasan Penghubung Kesehatan dr. Ramon Andreas di Daker Makkah.

Delapan jemaah yang wafat di Arafah ialah Sanipah binti Kawi Soleh (76), Sarah binti Marjuki Sere (84), Sukro bin Gimin Sali (71), Roemijatoen binti Mariso Kromorejo (69), Djumirah binti Karto Temon (82), Dimanto bin Sono Dikromo (72), Mani binti Mamak Isma (49), dan Moh. Choliq Atmowisastro bin Hanafi (71).

Namun, Ramon belum bisa memberikan kepastian terkait penurunan atau kenaikan jumlah jamaah yang wafat tahun ini. Ia hanya menerangkan jika tahun ini jemaah haji cukup disiplin untuk tetap berada di tenda saat menjalani proses wukuf.

“Kalau melihat kemarin, kelihatannya jemaah kita lebih disiplin. Di tenda penerangan tidak banyak orang kesasar. Selain itu, keberadaan petugas sektor adhoc cukup efektif menjaga jemaah agar tetap berada di tendanya,” imbuh Ramon.

Tags:
author

Author: