Serius Ingin Keluar Kerja? Pertimbangkan Hal-hal ini Dahulu

berkarir sukses

 

Pewartaekbis –Jenuh, bosan, tidak berkembang, dan merasa potensi Anda kurang dihargai? Itulah beberapa alasan seseorang ingin resign atau keluar dari pekerjaan.   Namun, ada guyon yang patut direnungkan : “Jenuh dengan pekerjaanmu? Pikirkan dulu tanggungan cicilanmu.”

Sepintas guyonan tersebut tidak lucu, tetapi ternyata potongan kalimat itu dapat  mewakili realitas banyak karyawan saat ini. Mereka merasa tak lagi memiliki passion  dengan pekerjaannya dan berpikir untuk keluar, tetapi masih terganjal oleh tumpukan beban cicilan.

Jika Anda memang merasa sangat jenuh dan ingin segera keluar dari pekerjaan saat ini,  saatnya untuk memikirkan rencana tersebut dengan baik-baik. Sedikit saran bagi Anda yang mengalami hal serupa, daripada berpikir pendek untuk resign dari pekerjaan hanya  karena alasan jengah, ada baiknya Anda justru berpikir untuk meningkatkan karir dengan lima tips bermanfaat berikut.

1. Bangunlah citra diri Anda

Perasaan Anda tidak dihargai di lingkungan kerja barangkali karena Anda kurang membangun personal brand Anda. Personal brand (citra diri) adalah upaya untuk mendeskripsikan diri Anda sebagai sosok yang berkarakter. Banyak manfaat yang bisa diambil, seperti meningkatkan kredibilitas, profesionalitas, dan meluaskan persona Anda ke banyak orang.

Cara terbaik untuk membangun personal brand adalah dengan bersikap profesional dalam bekerja, visioner, disiplin, serta berpikiran terbuka terhadap sesama rekan kerja. Dengan begitu, nantinya Anda akan lebih diapresiasi dan disegani di lingkungan kerja, sehingga jalan menuju puncak karir kian mulus.

2. Anggap saja Karir Anda sebagai ladang Bisnis

Dengan menganggap karir layaknya bisnis, maka Anda akan terpacu untuk memelihara sikap-sikap seorang enterpreneur, seperti profesional dan menjaga kredibilitas Anda di tempat kerja. Efeknya ke depan adalah Anda akan mendapati diri lebih matang dalam berkarir serta mendapat apresiasi yang cukup baik, di mana salah satu manfaatnya dapat mendorong peningkatan karir Anda berikutnya.

3. Asah gergaji: jangan berhenti belajar!

Steven Covey mengatakan salah satu kebiasaan efektif nya adalah dengan “mengasah gergaji”. Dengan kata lain Anda jangan pernah berhenti belajar, karena bagaimanapun juga dunia kerja bersifat dinamis, akan terus berubah mengikuti perubahan zaman. Jika Anda gagap dalam menanggapi perubahan tersebut, maka Anda akan disalip oleh para pesaing sehingga karir Anda cenderung mandeg, atau bahkan terburuknya merosot dan terbekap kejenuhan.

4. Perluas jaringan profesional Anda

Jejaring sosial LinkedIn adalah salah satu contoh situs jejaring sosial bagi para pekerja dan perofesional. Memiliki manfaat untuk menunjukkan potensi kerja sekaligus media untuk mempertemukan antara pencari kerja dan pemberi kerja.

Semakin baik profil LinkedIn Anda, tentunya berdasarkan pengalaman kerja Anda, maka akan semakin baik pula atensi yang Anda terima. Selanjutnya, profil LinkedIn yang berkembang baik akan menjadi kunci emas dalam menyongsong karir gemilang di masa depan.

5. Cari dan temukan alternatif pekerjaan dengan matang

Jika memang Anda sudah merasa jenuh dan ingin segera keluar daripekerjaan, cari dan temukan peluang pekerjaan baru yang memiliki kesesuaian cukup dengan minat dan kemampuan Anda, serta pelajari kemungkinan-kemungkinan yang akan didapatkan nantinya jika hal tersebut benar-benar Anda eksekusi.

Intinya adalah persiapkan dengan sematang mungkin rencana untuk berpindah kerja atau justru berhenti total dan banting setir menjadi pekerja mandiri. Jangan sampai justru di kemudian hari Anda menyesal karena mengalami kesulitan akibat salah jalan dalam memutuskan hidup mati karir Anda.

 

Tags:
author

Author: