Setelah Penyidik Polri “Ditolak” Otoritas Arab Saudi

haji

Jakarta – Otoritas Arab Saudi menolak penyisi dari Bareskrim Mabes Polri. Mabes Polri mengirimkan penyidiknya ke tanah suci guna memeriksa 700 jemaah haji yang diduga lolos dan berangkat lewat Filipina.

“Tim saya sudah di Arab, tapi tidak boleh periksa 700 jemaah haji oleh Otoritas sana. Makanya kami hanya bantu proses pemulangan saja,” jelas Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agus Andrianto, di Mabes Polri (19/9).

setelah ditolak Arab Saudi, penyidik kemudian diarahkan untuk bergerak ke Manila, Filipina. Mereka ditugasi  mencari informasi pasti terkait total jumlah jemaah haji yang lolos berangkat ke Arab Saudi.

“Saya suruh anak buah saya bergeser saja ke Manila, karena jumlah pastinya belum bisa dipastikan. Bahkan pihak KJRI pun tidak bisa memastikan,” tandasnya seperti dikutip dari merdeka.com.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah menetapkan satu tersangka lagi atas kasus pemberangkatan calon jemaah haji lewat Filipina secara ilegal. Dengan demikian, tersangka dalam kasus ini menjadi sembilan orang.

Tags:
author

Author: